Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 20.18 WIB

7 Cara Efektif Menghilangkan Bau Karpet Lembab dan Mencegahnya Kembali

Ilustrasi menjaga kebersihan karpet (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi menjaga kebersihan karpet (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Bau karpet lembap dapat diatasi dengan langkah pembersihan yang tepat dan dicegah agar tidak muncul kembali.

Karpet lembab merupakan penutup lantai berbahan tekstil yang mudah menyerap kelembaban, tumpahan, dan kotoran.

Menurut Ken Faherty, pendiri Be Green Carpet Cleaning, bau karpet lembab disebabkan oleh jamur, bakteri, atau kelembaban yang terperangkap di dalam serat.

Memahami cara menghilangkan bau ini penting agar rumah tetap sehat, bersih, dan bebas dari risiko pertumbuhan jamur atau gangguan pernapasan.

Berikut 7 cara efektif menghilangkan bau karpet lembab dan mencegahnya kembali dilansir dari laman The Spruce, Minggu (3/8):

Baca Juga: 7 Kesalahan dalam Menanam Tomat yang Harus Dihindari Menurut Tukang Kebun Berpengalaman

1. Periksa Karpet secara Menyeluruh

Langkah pertama adalah mengidentifikasi titik penyebab bau. Gunakan senter atau lampu UV untuk mengecek keberadaan jamur atau noda tersembunyi, terutama di sudut ruangan dan sepanjang papan skirting.

Perhatikan bagian yang tampak lebih gelap, lembab, atau berbau tajam. Jika ditemukan bercak berjamur, perlu dilakukan pembersihan khusus sebelum bau memburuk.

2. Vakum Seluruh Permukaan Karpet


Sedot debu dan kotoran agar proses pembersihan lebih efektif. Pastikan menyedot seluruh permukaan secara menyeluruh dari ujung ke ujung.

Gunakan penyedot debu yang memiliki filter HEPA agar partikel kecil ikut terangkat. Vakum minimal 2 kali seminggu untuk mencegah akumulasi kotoran penyebab bau.

3. Gunakan Larutan Enzim untuk Karpet Berjamur


Desinfeksi alami untuk membasmi sumber bau. Campuran enzim aktif efektif untuk melawan bakteri dan jamur.

Semprotkan larutan ke area terdampak dan biarkan menyerap selama 10–15 menit. Lakukan uji coba di sudut tersembunyi untuk mencegah perubahan warna serat.

4. Semprot Cuka Encer pada Karpet Tidak Berjamur

Cuka putih ampuh menghilangkan bau tanpa bahan kimia keras. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot.

Semprotkan secara merata lalu diamkan maksimal 15 menit agar larutan bekerja. Tekan perlahan menggunakan sikat lembut agar meresap ke dalam serat.

5. Keringkan dengan Teknik Cepat

Pastikan karpet tidak lembab lebih dari 8 jam. Gunakan kain kering untuk menyerap larutan yang tersisa.

Pasang kipas angin, buka jendela, atau nyalakan dehumidifier jika udara lembab. Karpet yang tidak kering sempurna dapat kembali memunculkan bau apek.

6. Bersihkan dengan Busa Pembersih Kering

Solusi untuk bau membandel yang sulit hilang. Busa semprot cepat kering bisa digunakan untuk kasus berat.

Ikuti petunjuk produk secara detail agar hasil maksimal dan aman untuk serat. Jangan biarkan cairan mengendap terlalu lama karena bisa memperparah kelembaban.

7. Cegah dengan Perawatan Rutin

Langkah preventif lebih murah daripada ganti karpet, cek kebocoran pipa dan alat rumah tangga yang berhubungan dengan air, ganti filter HVAC setiap 2–3 bulan.

Gunakan karpet sintetis yang lebih tahan terhadap air, bersihkan secara profesional minimal 1 tahun sekali. Segera tangani tumpahan minuman atau kotoran hewan dengan larutan enzimatik.

Menjaga kebersihan dan kekeringan karpet secara konsisten dapat mencegah bau lembab dan menjaga kualitas udara di rumah.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore