
Ilustrasi seorang yang tampak merenung, melambangkan pengaruh kata-kata masa lalu terhadap pandangan diri. (Freepik)
JawaPos.com - Menerima pujian dengan mudah kadang terasa sulit bagi sebagian orang. Alih-alih berkata terima kasih, mereka justru sering mengelak atau meremehkan diri sendiri. Ini mungkin bukan karena kerendahan hati semata.
Perilaku ini seringkali berakar dari pengalaman masa kecil. Melansir dari Geediting.com Rabu (30/7), ada tujuh frasa umum yang mungkin pernah didengar. Frasa-frasa ini secara tidak sadar membentuk respons kita terhadap sanjungan.
Berikut adalah tujuh frasa masa kecil yang memengaruhi sulitnya menerima pujian:
"Jangan sombong!"
Frasa ini menanamkan gagasan bahwa mengakui kebaikan diri adalah bentuk kesombongan. Akibatnya, kita belajar mengecilkan pencapaian pribadi. Penerimaan pujian terasa seperti tindakan yang salah.
"Itu bukan apa-apa."
Kata-kata ini mengecilkan nilai kerja keras atau bakat seseorang. Kita jadi merasa bahwa usaha kita tidak pantas dihargai. Sulit untuk menerima pujian atas sesuatu yang dianggap biasa.
"Kamu harus bekerja lebih keras."
Frasa ini menciptakan standar yang tidak pernah cukup tinggi. Kita terus merasa belum mencapai batas maksimal. Pujian pun terasa tidak pantas diterima sepenuhnya.
"Orang lain lebih baik darimu."
Perbandingan ini menumbuhkan rasa tidak mampu sejak dini. Kita cenderung melihat orang lain selalu lebih unggul. Menerima pujian menjadi sulit karena merasa tidak sebanding.
"Apakah kamu yakin itu cukup baik?"
Pertanyaan ini menimbulkan keraguan terus-menerus terhadap kemampuan diri. Kita jadi selalu mempertanyakan kualitas pekerjaan kita. Pujian terasa seperti bentuk ejekan.
"Jangan membuat masalah."
Frasa ini mengajarkan untuk tidak menarik perhatian atau menjadi pusat perhatian. Menerima pujian bisa terasa seperti melanggar aturan ini. Kita lebih memilih untuk tetap tidak terlihat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
