Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Juli 2025 | 12.38 WIB

5 Cara Menghadapi Suasana Hati Buruk Orang Lain Tanpa Ikut Stres Seperti Seorang Profesional

Ilustrasi suasana hati buruk (8photo/freepik) - Image

Ilustrasi suasana hati buruk (8photo/freepik)

JawaPos.com - Suasana hati buruk bisa menular, apalagi jika Anda sering berinteraksi dengan orang-orang yang sedang tertekan, cemas, atau marah. 

Bagi sebagian besar orang, menghadapi emosi negatif dari orang lain sering kali terasa melelahkan dan membingungkan. 

Reaksi spontan yang muncul justru bisa memperburuk keadaan, bukan menyelesaikan masalah.

Namun, ada cara yang lebih tenang dan efektif untuk menanggapi emosi orang lain tanpa harus mengorbankan kesehatan mental Anda sendiri. 

Para terapis profesional melatih keterampilan khusus agar tidak ikut terseret dalam badai emosi orang lain. 

Anda pun bisa menerapkan keterampilan serupa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari lima pendekatan cerdas untuk menghadapi suasana hati buruk orang lain. 

Teknik-teknik ini tidak hanya akan membantu Anda tetap tenang, tetapi juga memperkuat hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda. Mari kita mulai dari yang pertama.

1. Perlakukan Emosi Orang Lain Sebagai Teka-Teki, Bukan Masalah

Saat seseorang di sekitar Anda tampak emosional baik sedih, marah, atau cemas reaksi naluriah kita sering kali adalah mencoba memperbaikinya. 

Memberi saran atau solusi terdengar logis, tetapi sering kali tidak berhasil. Justru, pendekatan ini dapat membuat mereka merasa tidak didengar atau disalahpahami.

Alih-alih melihat emosi mereka sebagai masalah yang harus segera diselesaikan, cobalah menganggapnya sebagai teka-teki yang perlu dipahami. 

Dengan mengubah sudut pandang, Anda akan terdorong untuk lebih ingin tahu daripada menghakimi. 

Rasa ingin tahu ini menciptakan ruang untuk empati dan pemahaman yang lebih dalam.

Dengan melihat emosi sebagai teka-teki, Anda akan lebih mudah bertanya: Apa yang menyebabkan emosi ini? Apa yang bisa saya pelajari dari cara mereka bereaksi? 

Dengan begitu, Anda dapat hadir secara emosional tanpa merasa bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua hal secara instan.

2. Gunakan Empati Terbalik untuk Menghubungkan Diri

Empati bukan hanya tentang membayangkan posisi orang lain, melainkan juga mengingat pengalaman serupa yang pernah Anda alami. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore