Ucapan Sehari-hari yang Bikin Rezeki Seret Menurut Primbon Jawa, Tampaknya Biasa Efeknya Bikin Sengsara (jcomp//Freepik)
JawaPos.com - Dalam keseharian, kita sering kali mengucapkan hal-hal yang terasa biasa saja. Kadang sebagai ungkapan kelelahan, kekecewaan, atau bentuk candaan semata.
Namun, dalam tradisi dan falsafah Jawa kuno, ucapan bukanlah sekadar kata. Ia dianggap sebagai sabda, doa, kutukan, atau bahkan magnet energi yang bisa memengaruhi nasib seseorang.
Itulah sebabnya dalam Primbon Jawa, kita diajarkan untuk sangat berhati-hati dalam berbicara, apalagi soal rezeki.
Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal youtube yang aktif membawa primbon jawa yakni Mazensa, Primbon Jawa menyebut bahwa ada beberapa ucapan yang justru membuka pintu kesialan dan menutup gerbang keberuntungan.
Tanpa disadari, kata-kata yang diulang setiap hari bisa mengundang apa yang disebut sebagai sengkolo latih atau kutukan dari lisan sendiri. Apa saja ucapan yang sebaiknya dihindari?
1. "Aku memang apes, saya selalu sial."
Ucapan ini secara tidak sadar memperkuat energi negatif. Semakin sering diucapkan, semakin kuat getaran kesialannya.
2. "Rezekiku seret terus, gaji segini mana cukup."
Menurut primbon, ini adalah bentuk mencela pemberian Tuhan, atau disebut sebagai ngrasani rezeki. Akibatnya, aliran rezeki tersumbat dan cepat habis.
3. "Aku enggak akan pernah kaya."
Ini disebut sebagai ucapan penghalang kemuliaan. Menolak takdir baik dan menurunkan daya spiritual terhadap kemakmuran.
4. "Aku bodoh, aku enggak bisa apa-apa."
Ucapan ini adalah bentuk kutuk latih, kutukan terhadap diri sendiri yang bisa menjadi jimat buruk dan melemahkan cahaya batin.
5. Mengutuk orang lain, seperti “Biar dia jatuh miskin.”

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
