Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 05.30 WIB

Stres Bukanlah Musuhmu: 5 Pertanyaan yang Bisa Mengubah Cara Pandangmu Tentang Stres Selamanya

Ilustrasi (Pexels.com)

Ilustrasi (Pexels.com)

JawaPos.com - Burung kolibri tidak pernah meminta maaf atas jantungnya yang berdebar kencang.

Lihat saja makhluk mungil itu melayang di udara, mengepakkan sayapnya dengan kecepatan luar biasa. Ia tetap diam meski dalam gerakan konstan. 

Seluruh hidupnya adalah intensitas: kewaspadaan tinggi, metabolisme menyala seperti api. Namun justru karena itulah, ia begitu hidup.

Sayangnya, di kehidupan modern, stres telah berubah menjadi musuh. Sebuah penjahat yang harus dikalahkan. Racun yang harus dibuang. Kekacauan yang harus dikendalikan. 

Tapi… bagaimana jika kita selama ini salah memahami stres? Bagaimana jika stres bukanlah sesuatu yang harus dijauhi, melainkan dijadikan kawan seperjalanan? 

Mungkin, hidup yang penuh makna justru lahir dari kemampuan menari bersama tekanan, bukan lari darinya. Dilansir dari The Vessel, berikut lima pertanyaan yang bisa mengubah cara seseorang melihat stres, dan mungkin, mengubah hidupnya juga.

1. Bagaimana jika stres adalah kecerdasan sistem tubuhmu yang sedang berbicara?

Banyak orang memperlakukan stres seperti alarm asap yang menyebalkan, yang harus dimatikan secepat mungkin. Padahal, stres lebih mirip seperti alarm kebakaran yang memberi tahu: "Perhatikan, ada sesuatu yang penting di sini."

Sistem saraf yang dimiliki manusia adalah hasil evolusi jutaan tahun. Ia tahu bagaimana melindungi, menyesuaikan diri, dan bergerak cepat bahkan sebelum pikiran sadar ikut campur. 

Namun, di era modern, banyak yang justru menolak kebijaksanaan alaminya sendiri. Ingin mengatur ulang insting demi mengejar standar kesempurnaan yang tidak manusiawi.

Pernah seorang pemimpin perusahaan merasa kewalahan dan berkata, “Tekanan ini seperti membunuhku.”

Setelah ditelaah lebih dalam, ternyata stres itu bukan datang dari volume pekerjaan, tapi karena dirinya telah berjalan terlalu jauh dari nilai-nilai pribadinya. Tubuhnya memberontak, bukan terhadap kerja keras, tapi terhadap pengkhianatan terhadap diri sendiri.

Stres itu punya pesan. Mungkin ia berkata bahwa seseorang sedang tumbuh melebihi wadah lamanya. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore