
Terlalu sering treatment atau gonta-ganti skincare bisa merusak skin barrier. (Pexels.com)
JawaPos.com – Perkembangan dunia kecantikan yang pesat melahirkan beragam jenis skincare dan treatment klinik yang menggiurkan.
Namun, di balik tren glowing instan dan before-after dramatis, ada fenomena yang mulai dikhawatirkan dermatology kecanduan skincare dan treatment berlebihan.
Kondisi ini dikenal sebagai cosmetic addiction atau kecanduan kosmetik, yakni kebiasaan berlebihan dalam mencoba berbagai produk dan prosedur tanpa jeda atau pertimbangan dermatologis.
“Penyuntikan filler dalam jumlah besar dapat berisiko tinggi, termasuk kemungkinan emboli yang dapat menyebabkan kematian, penting untuk melakukan perawatan dengan bijaksana dan tidak berlebihan,” jelas dr. Tompi dalam podcast @kasisolusi.
Kemudian menurut jurnal Dermatologic Therapy 2024, berikut gejala umum seseorang yang mengalami kecanduan skincare:
- Gonta-ganti produk dalam waktu singkat (kurang dari 2 minggu)
- Terobsesi mencoba produk baru karena trend, bukan kebutuhan kulit
- Sering melakukan treatment klinik (peeling, laser, facial) tanpa indikasi medis
- Merasa panik atau insecure jika tidak memakai skincare tertentu sehari saja
- Kulit justru tampak lebih sensitif, kering, atau muncul jerawat berulang
Skin barrier merupakan lapisan pelindung kulit yang menjaga kelembapan dan mencegah iritasi.
Jika terlalu sering eksfoliasi, pakai terlalu banyak kandungan aktif, atau kombinasi skincare tidak tepat, barrier ini bisa rusak.
“Keseimbangan dalam menjalani perawatan kulit sangat penting. Terlalu banyak treatment dapat menyebabkan masalah baru, seperti kerusakan pada skin barrier,” jelas Dokter Tompi.
Sebuah studi dari Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menyebut bahwa overuse skincare justru berkontribusi terhadap masalah kulit kronis dan pengeluaran tak perlu.
Cara mencegah kecanduan skincare dan treatment:

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
