
Ilustrasi pribadi kelas menengah. (Freepik)
JawaPos.com – Seiring dengan terus berubahnya ekonomi dan inflasi serta biaya hidup yang meningkat secara eksponensial, kelas menengah telah menyusut secara signifikan. Keluarga dan rumah tangga yang dulunya dianggap kelas menengah kini berjuang menghadapi kenyataan pahit dari kebutuhan finansial mereka.
Namun, individu yang masih dianggap kelas menengah telah berhasil menguasai serangkaian keterampilan khusus untuk membantu mereka berkembang, dan kebiasaan-kebiasaan ini hanyalah sebagian dari hal yang membedakan mereka dari orang lain.
Berikut 5 sikap dilakukan orang kelas menengah untuk mendapatkan keselarasan hidup, seperti dilansir dari laman YourTango.
Salah satu kekuatan utama yang dibanggakan oleh individu kelas menengah adalah kemampuan mereka untuk membuat keputusan keuangan yang cerdas, termasuk membuat anggaran, menabung, dan menginvestasikan uang mereka ke dalam hal-hal yang dapat memperpanjang masa depan mereka.
Mereka dengan tekun memantau keuangan mereka dan memangkas pengeluaran yang tidak perlu jika mereka merasa pengeluaran tersebut sudah tidak terkendali.
Meskipun hanya sekitar setengah dari warga Amerika berpenghasilan menengah yang saat ini bekerja mengakui bahwa mereka berharap untuk bekerja setelah usia 65 tahun, orang-orang ini masih menyimpan uang untuk masa pensiun mereka.
Meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang mereka harapkan. Bagi mereka, sedikit uang yang ditabung diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keuangan mereka dalam jangka panjang.
Salah satu pilar utama stabilitas keuangan bagi individu kelas menengah adalah kemampuan mereka untuk membeli rumah dan menjadi pemilik rumah.
Tidak seperti menyewa, di mana uang diberikan kepada tuan tanah atau perusahaan properti untuk tempat tinggal sementara, membeli rumah dipandang sebagai investasi untuk masa depan seseorang.
Sayangnya, dengan meningkatnya biaya pasar perumahan, hampir 30% pemilik rumah kelas menengah membeli rumah dengan cicilan bulanan yang menghabiskan lebih dari 30% pendapatan mereka.
Menurut salah stau penelitian individu kelas menengah masih memprioritaskan pembelian rumah dan bersedia memangkas pengeluaran tertentu untuk mewujudkannya.
Baik untuk diri mereka sendiri maupun anak-anak mereka, individu kelas menengah memandang investasi pendidikan sebagai hal yang sangat penting.
Orang tua memastikan bahwa tahun-tahun pendidikan awal anak-anak mereka mempersiapkan mereka untuk masa depan yang penuh peluang dan prestasi.
Menurut salah satu penelitian rumah tangga dengan individu yang masuk kedalam perguruan tinggi cenderung memiliki pendapatan di kelas menengah atau di atasnya.
Karena kenyataan ini, keluarga kelas menengah berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bahwa pendidikan dianggap serius.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
