Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 04.50 WIB

Jika Kamu Telah Mencapai 7 Tonggak Sejarah Ini dalam Hubungan, Kemungkinan Besar akan Bersama Selamanya

Ilustrasi hubungan yang langgeng. - Image

Ilustrasi hubungan yang langgeng.

JawaPos.com - Hubungan romantis yang ideal dan langgeng itu katanya selalu terlihat harmonis dan baik-baik saja, tapi sayangnya itu hanya ada di film-film.

Dunia dongeng bahwa hubungan itu tentang berbagi kasih adalah kesalahan besar yang selama ini kita harapkan, padahal semua itu hanyalah fiktif, dan akhirnya kita tidak mampu menghadapi realita.

Dikutip dari laman PB DDI pada Minggu (25/05) ketika seseorang memasuki hubungan dengan ekspektasi romantis, kekecewaan hampir pasti akan muncul ketika kenyataan hubungan sehari-hari yang penuh dengan dinamika kompleks.

Kita sebagai pelaku dalam hubungan tersebut selalu menyalahkan satu sama lain, padahal mungkin saja ekspektasi kita yang terlalu tinggi. Dilansir dari laman DM News pada Minggu (25/05) mereka yang telah mencapai 7 tonggak sejarah ini dalam hubungan, kemungkinan besar akan bersama selamanya :

1. Berbagi kerentanan

Sudah menjadi sifat kita untuk melindungi diri dari potensi bahaya emosional. Dinding yang kita bangun bisa menjadi tangguh, tetapi ketika membiarkan seseorang melewati penghalang ini, itu menandakan tingkat kepercayaan yang mendalam.

Sebagai psikolog terkenal Dr. Brene Brown pernah berkata, "Kerentanan bukanlah menang atau kalah, itu adalah memiliki keberanian untuk muncul dan terlihat ketika kita tidak memiliki kendali atas hasilnya."

Ketika kamu dan pasangan dapat berbagi ketakutan, impian, dan rasa tidak aman, kamu telah melewati tonggak sejarah yang signifikan.

Menjadi rentan bersama memperkuat ikatan dan menumbuhkan keintiman yang lebih dalam. Jika telah mencapai tahap ini, itu adalah tanda kuat dari cinta yang abadi.

2. Bertahan dari konflik besar

Setiap pasangan memiliki argumen yang adil. Tetapi bagaimana caranya untuk menavigasi konflik-konflik ini yang dapat mempertahankan atau menghancurkan hubungan.

Seperti yang pernah dikatakan Esther Perel, "Kualitas hidup pada akhirnya tergantung pada kualitas hubungan.” Konflik adalah bagian dari kehidupan dan dengan demikian merupakan bagian dari hubungan.

Kemampuan untuk menyelesaikan konflik secara konstruktif adalah tanda yang jelas bahwa kamu dan pasangan memiliki kematangan emosional untuk mengatasi badai kehidupan bersama.

Ingat, ketidaksepakatan bukanlah tanda hubungan yang tidak sehat. Mereka bisa menjadi peluang untuk pertumbuhan jika ditangani dengan hormat dan pengertian.

3. Menerima kekurangan satu sama lain

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore