
Ilustrasi hubungan yang langgeng.
JawaPos.com - Hubungan romantis yang ideal dan langgeng itu katanya selalu terlihat harmonis dan baik-baik saja, tapi sayangnya itu hanya ada di film-film.
Dunia dongeng bahwa hubungan itu tentang berbagi kasih adalah kesalahan besar yang selama ini kita harapkan, padahal semua itu hanyalah fiktif, dan akhirnya kita tidak mampu menghadapi realita.
Dikutip dari laman PB DDI pada Minggu (25/05) ketika seseorang memasuki hubungan dengan ekspektasi romantis, kekecewaan hampir pasti akan muncul ketika kenyataan hubungan sehari-hari yang penuh dengan dinamika kompleks.
Kita sebagai pelaku dalam hubungan tersebut selalu menyalahkan satu sama lain, padahal mungkin saja ekspektasi kita yang terlalu tinggi. Dilansir dari laman DM News pada Minggu (25/05) mereka yang telah mencapai 7 tonggak sejarah ini dalam hubungan, kemungkinan besar akan bersama selamanya :
1. Berbagi kerentanan
Sudah menjadi sifat kita untuk melindungi diri dari potensi bahaya emosional. Dinding yang kita bangun bisa menjadi tangguh, tetapi ketika membiarkan seseorang melewati penghalang ini, itu menandakan tingkat kepercayaan yang mendalam.
Sebagai psikolog terkenal Dr. Brene Brown pernah berkata, "Kerentanan bukanlah menang atau kalah, itu adalah memiliki keberanian untuk muncul dan terlihat ketika kita tidak memiliki kendali atas hasilnya."
Ketika kamu dan pasangan dapat berbagi ketakutan, impian, dan rasa tidak aman, kamu telah melewati tonggak sejarah yang signifikan.
Menjadi rentan bersama memperkuat ikatan dan menumbuhkan keintiman yang lebih dalam. Jika telah mencapai tahap ini, itu adalah tanda kuat dari cinta yang abadi.
2. Bertahan dari konflik besar
Setiap pasangan memiliki argumen yang adil. Tetapi bagaimana caranya untuk menavigasi konflik-konflik ini yang dapat mempertahankan atau menghancurkan hubungan.
Seperti yang pernah dikatakan Esther Perel, "Kualitas hidup pada akhirnya tergantung pada kualitas hubungan.” Konflik adalah bagian dari kehidupan dan dengan demikian merupakan bagian dari hubungan.
Kemampuan untuk menyelesaikan konflik secara konstruktif adalah tanda yang jelas bahwa kamu dan pasangan memiliki kematangan emosional untuk mengatasi badai kehidupan bersama.
Ingat, ketidaksepakatan bukanlah tanda hubungan yang tidak sehat. Mereka bisa menjadi peluang untuk pertumbuhan jika ditangani dengan hormat dan pengertian.
3. Menerima kekurangan satu sama lain

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
