
Sunscreen adalah perlindungan utama dari sinar UV, kenali jenisnya. (Pexels.com)
JawaPos.com – Sunscreen atau tabir surya menjadi pelindung kulit paling penting dari paparan sinar matahari, terutama sinar UVA dan UVB yang bisa menyebabkan penuaan dini hingga kanker kulit.
Tapi, pernahkah kamu bingung memilih antara physical sunscreen dan chemical sunscreen?
Keduanya memang sama-sama melindungi kulit, namun memiliki cara kerja dan kelebihan yang berbeda.
Penggunaan physical sunscreen dan chemical sunscreen harus di sesuai dengan jenis kulit.
Menurut Journal of Cosmetic Dermatology 2024, perbedaan mendasar antara dua jenis sunscreen ini adalah pada cara mereka menangkal sinar UV.
Physical sunscreen, juga dikenal sebagai mineral sunscreen, mengandung bahan aktif seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang bekerja dengan memantulkan sinar UV dari permukaan kulit.
Sedangkan chemical sunscreen menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, lalu melepaskannya dari kulit.
“Physical sunscreen lebih aman untuk kulit sensitif dan anak-anak. Ini karena tidak mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit,” jelas dr. Kamilah Jaidi, MARS, Dipl. AAAM dalam kanal YouTube miliknya @dr.kamilajaidi.
Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan Physical Sunscreen yang dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan kulit anda:
“Penggunaan physical sunscreen memerlukan waktu untuk aktif. Biasanya, dibutuhkan waktu 15 hingga 20 menit agar physical sunscreen dapat bekerja secara optimal,” tambah dr. Kamilah.
Chemical Sunscreen bekerja lebih cepat dibandingkan dengan physical sunscreen. Namun, Chemical Sunscreen mungkin tidak cocok untuk kulit yang sensitif atau mudah berjerawat.
Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan chemical sunscreen yang dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan kulit anda:
Studi dari American Academy of Dermatology (AAD) menyebutkan bahwa efektivitas sunscreen tergantung bukan hanya pada jenisnya, tapi juga pada broad-spectrum protection, SPF minimal 30, dan re-application setiap 2 jam.
Kedua jenis sunscreen, jika digunakan dengan benar, bisa memberikan perlindungan optimal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
