Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 03.55 WIB

Sering Dibuat Stres oleh Mertua? Kenali 14 Tanda Mertua Toxic yang Selalu Ingin Mengontrol Kehidupan Anda

Ilustrasi mertua toxic. (freepik)

JawaPos.com - Menjalin hubungan dengan mertua bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama jika mereka memiliki sifat yang terlalu mengontrol.

Alih-alih memberikan dukungan dan kasih sayang, beberapa mertua justru merasa berhak untuk ikut campur dalam setiap aspek kehidupan rumah tangga anaknya.

Jika Anda sering merasa tertekan, disalahkan, atau bahkan diabaikan oleh mertua, bisa jadi Anda sedang berhadapan dengan sosok mertua toxic.

Dilansir dari laman We Have Kids pada Kamis (20/2), berikut merupakan 14 tanda mertua toxic yang selalu ingin mengontrol kehidupan Anda.

1. Ia Selalu Benar, Tanpa Pengecualian

Mertua toxic tidak pernah mau mengakui kesalahannya. Baginya, ia selalu benar, dan orang lain yang harus disalahkan.

Bahkan jika dia jelas-jelas salah, ia akan mencari cara untuk membalikkan keadaan agar tampak seperti Anda atau pasangan Anda yang bersalah.

Ia juga tidak akan pernah meminta maaf, karena dalam pikirannya, itu sama saja dengan meruntuhkan harga dirinya.

2. Tidak Menghormati Pilihan, Kata-Kata, atau Ruang Pribadi Anda

Mertua toxic bisa datang ke rumah Anda tanpa memberi tahu sebelumnya dan mengharapkan Anda menerimanya dengan senang hati.

Jika ia tidak menyukai cara Anda mengurus rumah atau mendidik anak-anak, dia tidak akan ragu untuk mengkritiknya.

Ia akan selalu merasa berhak untuk ikut campur dalam kehidupan pribadi Anda tanpa menghormati batasan yang sudah Anda tetapkan.

3. Pendendam dan Suka Menghukum

Jika ia merasa Anda tidak menghormatinya, ia tidak akan segan-segan untuk membalasnya dengan berbagai cara.

Mertua toxic bisa membuat Anda merasa bersalah, mendiamkan Anda, atau sengaja memperlakukan orang lain dengan lebih baik agar Anda merasa tersisih.

Ia juga akan mencari cara untuk menunjukkan bahwa Anda telah membuat kesalahan besar karena tidak menuruti keinginannya.

4. Memiliki Dua Wajah

Mertua toxic cenderung memiliki perbedaan besar antara bagaimana dia bersikap kepada orang lain dan bagaimana dia bersikap kepada Anda. Kepada teman dan keluarganya, ia bisa tampak sangat baik dan penuh perhatian.

Namun, saat hanya berdua dengan Anda, ia bisa berubah menjadi sosok yang sangat kritis, kasar, atau merendahkan.

Jika Anda mencoba menceritakan hal ini kepada orang lain, mereka mungkin tidak akan percaya karena mereka hanya melihat sisi baiknya.

5. Suka Bermain Permainan Emosional

Mertua toxic sering kali menggunakan manipulasi emosional untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Ia bisa tiba-tiba mendiamkan Anda tanpa alasan, membuat Anda merasa bersalah, menyalahkan Anda atas sesuatu yang bukan kesalahan Anda, atau bahkan mengintimidasi Anda secara halus.

Jika pasangan Anda tidak mendukungnya, ia juga bisa bersikap dingin kepada anaknya sendiri dan memberikan perhatian lebih kepada saudara-saudara mereka sebagai bentuk hukuman.

6. Mengharapkan Kepatuhan Penuh

Mertua toxic ingin Anda tunduk kepadanya dalam segala hal. Dia menginginkan Anda mengikuti cara hidupnya, pendapatnya, bahkan kebiasaannya.

Ia mungkin menuntut Anda untuk selalu hadir dalam acara keluarga dan mengikuti tradisinya tanpa boleh membantah.

Jika Anda tidak memenuhi harapannya, ia akan menganggap Anda sebagai menantu yang buruk dan mungkin mengeluhkan Anda kepada orang lain.

7. Memiliki Masalah Kontrol

Ini berarti bahwa, jika dia tidak bisa mengendalikan Anda, dia akan berusaha mengontrol pasangan Anda, cucu-cucunya, dan bahkan anggota keluarga lainnya.

Ia bisa membuat sesuatu yang sederhana menjadi rumit hanya untuk menunjukkan bahwa dialah yang berkuasa dalam keluarga.

Bahkan dalam hal-hal kecil, dia ingin memastikan bahwa keputusannya adalah yang paling penting.

8. Meremehkan Anda

Mertua toxic sering kali mengabaikan keberadaan Anda, seolah-olah Anda tidak penting baginya. Ketika Anda berbicara, ia tidak benar-benar mendengarkan atau menghargai pendapat Anda.

Misalnya, jika Anda mengatakan tidak lapar, ia tetap akan memaksa Anda untuk makan seolah-olah Anda tidak tahu apa yang Anda butuhkan. Bahkan prestasi dan pencapaian Anda pun dianggap sepele dan tidak layak mendapat perhatian.

9. Ia Secara Jelas Tidak Menyukai Anda

Meskipun ia tidak akan secara terang-terangan mengatakan bahwa ia tidak suka dengan Anda, tindakannya akan menunjukkan hal itu.

Mertua toxic cenderung akan memberikan komentar sinis, membanding-bandingkan Anda dengan orang lain, atau bersikap dingin setiap kali Anda ada di sekitarnya.

Jika Anda peka, Anda bisa merasakan dengan jelas bahwa ia tidak menganggap Anda sebagai bagian dari keluarganya.

10. Menyukai Perhatian dan Sangat Peduli pada Citra Dirinya

Di depan orang lain, mertua toxic akan menunjukkan sisi yang sangat baik, penuh kasih, dan dermawan. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sosok mertua yang sempurna.

Karena itulah, jika Anda mengeluhkan sikapnya, orang-orang mungkin tidak akan percaya dan justru menganggap Anda yang bermasalah. Mereka sangat pandai menjaga reputasinya di mata orang lain.

11. Sangat Egois dan Narsistik

Mertua toxic tidak melihat anak-anaknya sebagai individu yang bebas memilih jalan hidup mereka sendiri. Sebaliknya, ia menganggap mereka sebagai perpanjangan dari dirinya.

Apa pun yang dilakukan anak-anaknya harus mencerminkan keinginannya, termasuk dalam memilih pasangan hidup. Jika ia merasa Anda bukan pilihan yang tepat, ia tidak akan berhenti berusaha mengendalikan hubungan Anda dan pasangan Anda.

12. Suka Menyebarkan Fitnah

Jika mertua toxic merasa posisinya dalam keluarga mulai terancam, dia bisa menjadi sangat defensif dan bersikap pasif-agresif. Ia mungkin akan mulai menyebarkan gosip atau kebohongan tentang Anda kepada anggota keluarga lain, teman, atau bahkan tetangga.

Anda akan mulai mendengar rumor yang tidak benar tentang diri Anda, dan pada akhirnya, ia akan mencoba membuat pasangan Anda berpihak kepadanya dan menjauhi Anda.

13. Berpura-Pura Peduli, Tapi Hanya untuk Kepentingannya Sendiri

Kadang-kadang, mertua toxic bisa bersikap manis kepada Anda, tetapi biasanya hanya jika Anda melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya. Dia mungkin memberi Anda hadiah, memuji Anda, atau bersikap lebih ramah untuk sementara waktu.

Namun, itu bukan karena dia benar-benar mulai menerima Anda, melainkan karena dia ingin tetap memiliki kendali atas diri Anda.

14. Menunggu Anda Lengah untuk Menyerang Lagi

Jangan pernah merasa terlalu nyaman, bahkan ketika ia tampak mulai bersikap baik. Meskipun tampaknya hubungan Anda mulai membaik, tetapi sewaktu-waktu, ia bisa kembali ke sikap aslinya.

Ia sebenarnya hanya menunggu momen yang tepat untuk kembali menunjukkan bahwa dia tidak benar-benar menerima Anda.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore