
Pedagang membuat olahan kolang kaling di industri rumahan Kolkal Griya miliknya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/3/2024).
JawaPos.com - Kolang-kaling, buah yang kenyal dan menyegarkan, sering menjadi favorit saat bulan Ramadan. Selain rasanya yang lezat, ternyata kolang-kaling memiliki banyak manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Menurut informasi dari laman hukum.uma.ac.id, kolang-kaling berasal dari pohon aren (Arenga pinnata). Proses pengolahannya dimulai dengan memanen buah aren yang sudah tua, kemudian direbus dan dibelah untuk menghasilkan kolang-kaling berwarna putih dengan bentuk lonjong yang khas.
Dilansir dari laman bnp.jambiprov.go.id, kolang-kaling memiliki kadar air yang sangat tinggi, mencapai 93 persen.
Selain itu, buah ini juga mengandung protein sebesar 0,69 gram, karbohidrat sekitar 4 gram, serta nutrisi penting lainnya seperti potassium, zat besi, kalsium, dan vitamin A, B, serta C. Kolang-kaling juga kaya akan gelatin, yang bermanfaat bagi tubuh.
Dengan kandungan nutrisinya yang melimpah, kolang-kaling menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang penting untuk diketahui. Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari kolang-kaling yang bisa Anda dapatkan.
Kolang-kaling dapat membantu mengurangi gejala osteoartritis, penyakit yang menyerang sendi. Kandungan polisakarida galaktomanan dalam kolang kaling terbukti efektif meredakan nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi, terutama di lutut, tangan, pinggul, dan tulang belakang.
Buah ini juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kolang-kaling dapat meredakan peradangan, mencegah dan mengurangi gatal akibat biang keringat, serta mencegah penuaan dini.
Kandungan galactomannan di dalamnya mampu mencegah timbulnya bintik hitam dan melawan radikal bebas penyebab penuaan dini.
Kolang-kaling mengandung zat besi yang penting untuk produksi hemoglobin. Hemoglobin berperan mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, mudah lelah, sering sakit, dan sakit kepala. Mengonsumsi kolang-kaling dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan mencegah anemia.
Serat dalam kolang-kaling, terutama senyawa polisakarida galactomannan, mampu menurunkan kadar gula darah dan mencegah diabetes. Kolang-kaling baik untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Kolang-kaling mengandung serat tidak larut yang baik untuk pencernaan. Serat ini membantu mendorong pergerakan usus dan meningkatkan massa feses, sehingga mencegah sembelit atau konstipasi.
Kolang-kaling mengandung berbagai mineral seperti zat besi, seng, kalium, dan kalsium. Mineral-mineral ini berperan penting dalam proses metabolisme di dalam sel tubuh.
Dengan metabolisme yang baik, tubuh akan memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sehari-hari.
***

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
