
Ilustrasi. (Freepik)
JawaPos.com - Tidak semua hubungan persahabatan membawa kebahagiaan. Beberapa justru menguras energi, bikin kamu mempertanyakan diri sendiri, atau membuatmu merasa lelah secara emosional dan stres.
Menurut psikologi sosial, ada tipe teman tertentu yang lebih mungkin menimbulkan stres dibanding memberi dukungan. Kalau kamu merasa hubungan pertemanan malah bikin capek, mungkin salah satu dari enam tipe ini ada di sekitarmu.
Seperti dikutip dari newsreports.com, inilah enm tipe teman yang lebih banyak membawa dampak stres dibanding kebahagiaan.
1. Si Tukang Kritik
Masukan dari teman memang bisa membantu kamu berkembang, tapi beda cerita kalau kritik yang diberikan lebih terasa seperti serangan ketimbang dukungan.
Teman seperti ini tidak segan-segan menunjuk kesalahanmu, mengomentari pilihan hidupmu, atau meragukan keputusanmu, tanpa ada niat membangun. Lama-lama, kehadiran mereka malah bikin kamu kehilangan keamanan emosional dan merasa tidak cukup baik.
2. Pendukung Sepihak
Kamu selalu ada saat mereka butuh, tapi giliran kamu yang butuh dukungan, mereka entah ke mana. Hubungan persahabatan seharusnya saling memberi, bukan cuma satu pihak yang selalu mengorbankan waktu dan emosinya.
Kalau kamu merasa pertemanan itu hanya kerja emosional yang tersamarkan sebagai koneksi, mungkin sudah saatnya mempertanyakan apakah itu benar-benar persahabatan atau hanya beban emosional.
3. Pesaing Tersembunyi
Setiap kali kamu bercerita tentang pencapaianmu, mereka langsung membandingkan atau malah meremehkan. Bukannya mendukung, mereka justru membuatmu merasa bersalah karena sukses.
Tipe teman yang seperti ini diam-diam melihatmu sebagai saingan, bukan sekadar sahabat. Kalau kamu harus mengecilkan kemenanganmu demi menjaga perasaan mereka, apakah itu benar-benar pertemanan atau persaingan yang terselubung?
4. Vampir Energi
Kamu pasti pernah bertemu dengan seseorang yang setelah ngobrol dengannya, rasanya energi langsung terkuras habis. Mereka selalu punya masalah, selalu mengeluh, dan selalu menarik perhatian dengan drama mereka sendiri.
Menurut psikolog Carl Jung, “Pertemuan dua kepribadian itu ibarat kontak dua zat kimia: jika terjadi reaksi, keduanya akan berubah.” Tapi kalau setiap kali bertemu mereka justru bikin kamu lelah, mungkin yang berubah hanyalah kadar stresmu yang semakin meningkat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
