
Ilustrasi anak yang lahir dari ibu di atas 40 tahun dengan tiga keunggulan yang membedakan mereka (freepik)
JawaPos.com - Banyak yang beranggapan bahwa kehamilan di usia di atas 40 tahun penuh dengan risiko. Namun, siapa sangka ada fakta menarik yang justru dimiliki oleh anak-anak yang lahir dari ibu yang lebih tua.
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang lahir dari ibu di atas 40 tahun punya tiga keunggulan utama yang membedakan mereka dari anak-anak lainnya. Studi ini diterbitkan dalam Population and Development Review.
Dilansir melalui laman artikel YourTango, Senin (17/2), penelitian ini dilakukan oleh Institut Max Planck untuk Penelitian Demografi dan Sekolah Ekonomi London. Mereka menganalisis data 1,5 juta pria dan wanita di Swedia yang lahir antara tahun 1960 hingga 1991.
Hasil penelitian menunjukkan, anak yang lahir dari ibu di atas 40 tahun memiliki keunggulan tertentu. Pertama mereka cenderung lebih tinggi. Kedua, lebih berpendidikan dibandingkan anak-anak yang lahir dari ibu yang lebih muda.
Ketiga, anak-anak tersebut juga memiliki prestasi akademik yang lebih baik. Data ini diperoleh dengan membandingkan saudara kandung dari ibu yang sama untuk memastikan faktor-faktor lain tidak mempengaruhi hasil penelitian.
Para peneliti menemukan bahwa anak yang lahir di usia lanjut cenderung memiliki nilai lebih tinggi di sekolah. Tingkat pendidikan mereka juga lebih baik dibandingkan saudara kandung mereka yang lahir lebih awal.
Secara keseluruhan, mereka menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan anak-anak lainnya. Keunggulan ini diduga berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi seiring bertambahnya usia ibu.
Tak hanya itu, kematangan emosional ibu juga menjadi faktor pendukung lainnya. Ibu yang lebih tua umumnya lebih matang dalam pola asuh dan lebih memprioritaskan pendidikan anak.
Pengalaman hidup yang lebih banyak memungkinkan ibu memberikan bimbingan yang lebih baik. Mereka juga lebih cenderung memberikan perhatian penuh terhadap tumbuh kembang anak-anaknya.
Masih dalam artikel YourTango, disebutkan bahwa sebuah penelitian tahun 2019 mengungkapkan fakta menarik tentang manfaat lain dari kehamilan di usia 40 tahun. Anak-anak yang lahir dari ibu yang lebih tua cenderung lebih terlindungi dari risiko kecelakaan (cedera).
Selain itu, mereka juga memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik. Hal ini terjadi karena perhatian orang tua yang lebih besar terhadap kesejahteraan anak-anak mereka.
Namun, meski ada keunggulan yang membedakan anak yang lahir dari ibu di atas 40 tahun, tetap ada risiko yang harus diperhatikan. Dilansir melalui laman Medical News Today melaporkan bahwa usia yang lebih tua dapat meningkatkan risiko infertilitas.
Penurunan kualitas sel telur menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada wanita di atas usia 40 tahun. Selain itu, risiko komplikasi kehamilan juga meningkat.
Beberapa komplikasi yang umum terjadi antara lain tekanan darah tinggi, preeklamsia, dan diabetes gestasional. Tidak hanya itu, kemungkinan bayi mengalami kelainan genetik juga lebih tinggi.
Pada usia 40 tahun, peluang melahirkan anak dengan Down syndrome sekitar 1 dari 100. Angka ini meningkat menjadi 1 dari 30 pada usia 45 tahun.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
