
Ilustrasi rasa takut dibenci dan cara mengatasinya (freepik)
JawaPos.com - Takut dibenci orang lain adalah perasaan yang sering kali datang tanpa diundang. Ketakutan ini bisa membuat kita merasa cemas, bahkan tertekan, saat berada di lingkungan sosial.
Rasa takut dibenci ini sering kali muncul karena kita terlalu mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita, padahal dalam kenyataannya, tidak semua orang akan menganggap kita buruk. Mengatasi rasa takut ini sangat penting agar kita bisa menjalani hidup dengan lebih bahagia dan bebas dari kecemasan yang tidak perlu.
Menurut Jacquelyn Johnson, PsyD, seorang psikolog klinis yang dikutip melalui laman Healthline, Jumat, (7/2) menjelaskan jika kamu merasa akhir-akhir ini semua orang membencimu, hal tersebut ternyata cukup umum terjadi, dan biasanya itu tidak berarti orang-orang benar-benar membencimu.
Jacquelyn juga mengingatkan untuk tidak terlalu mengaitkan ketidaksukaan atau penilaian orang lain dengan harga diri kita. Seperti yang sering dikatakan, berhenti berusaha membuat semua orang menyukaimu karena kamu sendiri pun tidak bisa menyukai semua orang.
Sejalan dengan itu, Mandy French, seorang psikolog yang juga dikutip melalui laman Medical News Today, menjelaskan bahwa rasa takut dibenci adalah ketakutan irasional yang berlarut-larut. Rasa takut ini bisa menjadi ciri dari fobia sosial atau gangguan kecemasan sosial. Namun, menurut Mady ada 4 cara yang bisa dicoba untuk mengatasi rasa takut dibenci orang lain agar hidup kita bisa lebih bahagia dan penuh percaya diri.
1. Pahami Apa yang Terjadi
Terkadang, kita tidak sadar dengan apa yang mendorong perilaku kita. Sehingga bisa jadi malah menjauhkan orang lain atau bertindak terlalu butuh perhatian tanpa menyadari bahwa itu semua dipicu oleh rasa takut dibenci. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk melihat kembali masa lalu dan hubungan-hubungan yang pernah ada agar bisa lebih memahami diri sendiri.
Menurut terapis Georgia Sturmer yang dikutip oleh Mandy, dengan meningkatkan kesadaran diri, kamu dapat mengenali bagaimana perasaan takut dibenci bisa memengaruhi tindakanmu. Hal ini akan membantu kamu untuk lebih memahami kenapa kamu bisa bertindak seperti itu, dan bagaimana kamu bisa merubah pola pikir tersebut. Seiring berjalannya waktu, pemahaman ini bisa membuatmu lebih percaya diri dan tidak lagi merasa takut dibenci oleh orang lain.
2. Pertanyakan Kritikus Dalam Diri
Ketika kita merasa takut dibenci orang lain, kita perlu bertanya pada diri sendiri apakah rasa takut tersebut berdasarkan ketakutan yang rasional dari orang-orang di sekitar kita atau justru merupakan suara kritikus dalam diri kita sendiri. Jika rasa takut tersebut hanya berasal dari pikiran negatif kita sendiri, kita bisa mulai berusaha untuk mengenali sumber dari suara kritikus tersebut dan bagaimana kita bisa mengubahnya.
Terapis Sturmer yang juga dikutip oleh Mandy mengingatkan kita untuk mencoba mengubah cara kita merespons kritikus dalam diri. Alih-alih membiarkan suara kritis itu terus menguasai pikiran, kita bisa mencoba untuk menjadikannya sebagai suara pendukung diri, seperti teman yang memberi semangat. Dengan begitu, kamu bisa mengurangi perasaan takut dibenci orang lain dan lebih fokus pada hal-hal positif dalam diri.
3. Tetap Terhubung dengan Kenyataan
Rasa takut yang berlarut-larut bisa membuat kamu terjebak dalam pikiran negatif dan kehilangan keterhubungan dengan dunia luar. Agar tidak terperangkap dalam ketakutan tersebut, penting bagi kamu untuk tetap terhubung dengan kenyataan melalui langkah-langkah sederhana seperti berbicara dengan teman, rekan kerja, atau bahkan tetangga. Berada di luar ruangan, bernapas di udara segar, dan bergerak aktif juga sangat membantu untuk mengurangi kecemasan.
Selain itu, berbicara dengan orang-orang terdekat bisa memberikan perspektif baru yang bisa menenangkan perasaanmu. Hal-hal sederhana seperti ini dapat mengembalikan keseimbangan dalam diri kita dan mengingatkan kesadaran bahwa tidak ada yang perlu ditakuti dalam hubungan sosial. Dengan tetap terhubung dengan dunia luar, kita bisa mengurangi rasa takut dibenci orang lain dan menjalani hidup dengan lebih santai.
4. Mencari Bantuan Profesional

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
