
Ilustrasi orang yang menguras energi.
JawaPos.com - Perilaku manusia adalah suatu hal yang rumit, setiap waktunya berubah-ubah, dan terkadang sulit untuk dimengerti. Hal yang bisa kita lakukan adalah dengan mempelajari cara komunikasi dan memberikan batasan jika orang tersebut membuat kita lelah secara emosional.
Orang yang selalu menularkan emosi negatif, secara tidak langsung akan menguras energi orang yang mendengarkannya. Sehingga secara tidak langsung kita akan menjauhi mereka karena merasa tidak bermanfaat.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (07/02) inilah 7 perilaku seseorang yang sering menguras energi, di antaranya adalah:
1. Mengabaikan pencapaian
Dalam banyak persahabatan dan hubungan di tempat kerja, kamu mungkin menemukan orang-orang yang melakukan hal ini tanpa bermaksud menyakiti. Mereka mungkin menganggapnya sebagai tindakan saling mengungguli atau percakapan santai.
Namun, seiring berjalannya waktu, hal itu dapat membuatmu merasa bahwa kemenangan itu tidak berarti. Hal ini mengirimkan sinyal yang tidak terucapkan bahwa kemenanganmu kurang berarti, yang melemahkan kepercayaan diri dan secara bertahap menguras antusiasme.
2. Terus-menerus mengeluh tetapi menolak solusi
Tidak ada orang kebal terhadap rasa frustrasi, kita semua pasti pernah berbagi keluhan dengan teman yang tepercaya. Tapi yang menjadi menguras energi adalah ketika seseorang terus-menerus mengeluh tentang masalah yang sama, minggu demi minggu, tetapi tidak pernah menunjukkan minat untuk memperbaikinya.
Mereka adalah orang-orang yang mendambakan perhatian dan simpati tetapi tidak ingin mengubah apapun tentang situasinya.
3. Merusak batasan
Analis di Mayo Clinic mengonfirmasi bahwa memahami dan menghormati batasan pribadi adalah kunci untuk mengelola stres. Ketika seseorang berulang kali mengabaikan batasanmu, tidak peduli seberapa baik atau jelas kamu menyatakannya, mereka berkontribusi pada kelelahan emosional.
Seorang teman atau rekan kerja yang tidak dapat menghormati penolakanmu dapat menjauhkan dari perawatan diri yang penting, hingga membuatmu kehabisan tenaga.
4. Tidak pernah merayakan pertumbuhan
Orang-orang yang benar-benar peduli denganmu biasanya menunjukkan kegembiraan atas pencapaian, baik besar maupun kecil. Tapi, ada orang-orang yang tetap bersikap acuh tak acuh atau bahkan kritis, tidak peduli seberapa jauh kamu telah melangkah.
Kurangnya pengakuan ini bisa jadi tidak terlihat, bisa saja mereka mengabaikan kemajuan dalam percakapan atau menanggapi kegembiraan dengan komentar setengah hati.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
