
Ilustrasi orang tua dan anak sedang bermain (freepik)
JawaPos.com - Menjadi orang tua adalah tugas besar yang penuh tanggung jawab. Namun, tidak semua orang tua mampu memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anak mereka.
Tanpa disadari, pola asuh yang dingin dan kurang afeksi dapat meninggalkan luka batin yang membekas hingga dewasa.
Anak yang tumbuh tanpa perhatian emosional yang memadai sering kali mengalami kesulitan dalam membangun hubungan, merasa kurang percaya diri, dan memiliki kecemasan yang mendalam.
Beberapa orang tua mungkin tidak menyadari bahwa sikap mereka kurang mendukung perkembangan emosional anak.
Oleh karena itu, penting untuk memahami tanda-tanda orang tua yang kurang memberikan kasih sayang agar kita bisa mencegah dampak buruknya.
Dilansir dari laman Geediting, Selasa (04/2), berikut adalah delapan ciri orang tua yang membesarkan anak dengan sedikit kasih sayang atau perhatian:
1. Tidak Terhubung Secara Emosional
Orang tua yang tidak hadir secara emosional bukan berarti mereka selalu absen secara fisik. Mereka mungkin ada di rumah setiap hari, tetapi tidak benar-benar terlibat dalam kehidupan anak mereka. Mereka sulit memahami emosi anak, bahkan sering mengabaikan atau meremehkannya. Akibatnya, anak merasa tidak dihargai dan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosinya.
2. Kurang Sentuhan Fisik
Pelukan, ciuman, atau sekadar tepukan di bahu adalah bentuk ekspresi kasih sayang yang sangat penting bagi anak. Orang tua yang jarang atau bahkan tidak pernah memberikan sentuhan fisik dapat membuat anak merasa terabaikan. Sentuhan memiliki peran besar dalam membangun kedekatan emosional, dan ketiadaannya dapat membuat anak tumbuh dengan perasaan tidak dicintai.
3. Pola Asuh yang Tidak Konsisten
Beberapa orang tua memiliki sikap yang berubah-ubah—kadang terlalu cuek, tapi di lain waktu bisa sangat keras. Ketidakkonsistenan ini menciptakan lingkungan yang penuh ketidakpastian bagi anak. Mereka menjadi takut mengambil keputusan dan merasa tidak aman dalam menjalani kehidupan karena tidak tahu apa yang akan mereka hadapi dari orang tua mereka.
4. Tidak Tertarik dengan Aktivitas Anak
Orang tua yang tidak hadir secara emosional sering kali tidak peduli dengan apa yang dilakukan anak mereka. Mereka jarang bertanya tentang hari-hari anak, tidak pernah datang ke acara sekolah, dan tidak menunjukkan minat terhadap hobi atau pencapaian anak. Akibatnya, anak merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak berharga dan kehilangan motivasi untuk berkembang.
5. Mengabaikan Kebutuhan Emosional Anak

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
