
Orang yang sulit membangun hubungan sosial. (freepik.com)
JawaPos.com - Pernah merasa sendirian meskipun sedang dikelilingi banyak orang? Kamu tidak sendiri. Banyak orang merasakan hal yang sama.
Faktanya, sekitar 1 dari 5 orang yang kesulitan membentuk hubungan mendalam sering kali menunjukkan kebiasaan tertentu yang tanpa sadar membuat mereka tetap terisolasi.
Mereka mungkin ingin memiliki koneksi dengan sesama yang lebih berarti, tetapi entah bagaimana, ada sesuatu yang menghalangi mereka untuk mencapainya.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Selasa (4/2) jika kamu merasa sulit untuk membangun interaksi sosial yang lebih dalam, mungkin beberapa ciri kepribadian ini ada dalam dirimu atau orang-orang di sekitarmu.
1. Menjaga Percakapan Tetap Dangkal
Pernah ngobrol dengan seseorang yang cuma bisa membahas cuaca, acara TV, atau rencana akhir pekan, tapi tidak pernah masuk ke topik yang lebih dalam? Orang seperti ini bisa bicara panjang lebar tentang hal-hal ringan, tapi ketika pembicaraan mulai menyentuh sejarah pribadi atau emosi yang lebih dalam, mereka langsung mundur.
Obrolan ringan memang penting sebagai pembuka, tapi kalau cuma berhenti di situ, hubungan jadi terasa hambar. Seperti kata Brené Brown, “Tetap rentan adalah risiko yang harus kita ambil jika kita ingin merasakan koneksi.” Tapi bagi orang yang kesulitan membentuk hubungan mendalam, risiko ini terasa terlalu besar.
2. Tidak Mengajukan Pertanyaan yang Lebih Mendalam
Orang yang benar-benar ingin mengenalmu akan bertanya lebih dari sekadar, “Kamu kerja di mana?” atau “Lagi sibuk apa?” Mereka akan bertanya tentang impian, ketakutan, pengalaman hidup, dan pandangan dunia.
Sebaliknya, orang yang mengalami kesulitan dalam koneksi dengan sesama sering kali tidak memiliki rasa ingin tahu yang cukup terhadap orang lain. Bukan berarti mereka tidak peduli, tetapi bisa jadi mereka tidak terbiasa atau tidak tahu cara mengajukan pertanyaan yang lebih bermakna.
3. Menghindari Konflik
Siapa sih yang suka konflik? Rasanya memang tidak nyaman. Tapi tahukah kamu? Hubungan yang sehat justru membutuhkan konflik sesekali. Bukan berarti harus bertengkar besar, tapi diskusi dan perbedaan pendapat itu wajar dan bisa memperkuat hubungan.
Tapi bagi sebagian orang, konflik terasa seperti ancaman besar. Mereka takut perdebatan kecil bisa merusak hubungan, jadi mereka lebih memilih menghindarinya. Masalahnya, kalau terus menghindari konflik, hubungan bisa jadi dangkal dan penuh kepura-puraan.
4. Terlalu Bergantung pada Media Sosial atau Pesan Teks
Mengirim emoji atau like di media sosial memang terasa seperti interaksi sosial, tapi itu tidak cukup untuk membangun hubungan mendalam. Banyak orang yang merasa tetap terhubung hanya dengan berkirim pesan atau melihat update teman-teman mereka di Instagram.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
