Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 23.03 WIB

Jika Anda Ingin Lebih Disukai oleh Anak-Anak Anda saat Mereka Dewasa, Ucapkan Selamat Tinggal pada 8 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang dicintai oleh anak-anaknya saat dewasa (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang dicintai oleh anak-anaknya saat dewasa (Freepik)

JawaPos.com – Menjadi orang tua yang dihormati dan dihargai oleh anak-anak dewasa bukanlah sesuatu yang terjadi secara otomatis. 

Rasa hormat dan penghargaan mereka sangat dipengaruhi oleh bagaimana anda memperlakukan mereka, cara anda menjalani hidup, dan seberapa besar anda memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang sebagai individu. 

Banyak orang tua tanpa sadar memiliki kebiasaan yang justru menjauhkan mereka dari anak-anaknya, membuat hubungan terasa tegang atau tidak nyaman.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (31/1), jika anda ingin hubungan yang lebih sehat, harmonis, dan penuh penghargaan dengan anak-anak dewasa anda, inilah delapan kebiasaan yang sebaiknya anda tinggalkan menurut psikologi:

1. Mengontrol hidup mereka

Saat anak-anak masih kecil, anda memiliki peran besar dalam membimbing dan mengarahkan mereka. Namun, seiring bertambahnya usia, mereka membutuhkan kemandirian.

Jika anda masih terus-menerus mencampuri keputusan hidup mereka—mulai dari karir, hubungan, hingga cara mereka membesarkan anak-anak mereka sendiri—mereka mungkin merasa tidak dihargai sebagai individu. Memberikan nasihat boleh saja, tetapi biarkan mereka yang mengambil keputusan akhir.

2. Memanipulasi dengan rasa bersalah

Banyak orang tua menggunakan rasa bersalah sebagai alat untuk mendapatkan perhatian dari anak-anak mereka. Misalnya dengan mengatakan, "Ibu sendirian terus, tidak ada yang peduli lagi." Atau "Dulu ibu mengorbankan segalanya untuk kalian, sekarang kalian bahkan tidak punya waktu untuk ibu."

Meskipun ini bisa membuat anak merasa bersalah, dalam jangka panjang, hubungan justru akan terasa sebagai beban bagi mereka. Sebaliknya, cobalah membangun hubungan berdasarkan cinta dan kebersamaan, bukan rasa bersalah.

3. Mengkritik pilihan hidup mereka

Setiap generasi memiliki cara pandang yang berbeda terhadap kehidupan. Jika anda terus-menerus mengkritik bagaimana mereka membesarkan anak-anak, bagaimana mereka mengelola keuangan, atau bahkan gaya hidup mereka, ini bisa membuat mereka merasa tidak dihargai. Alih-alih memberikan kritik tajam, cobalah untuk lebih memahami perspektif mereka.

4. Tidak menghargai batasan yang mereka buat

Sebagai orang tua, mungkin anda ingin selalu menjadi bagian dari kehidupan anak-anak anda. Tetapi mereka juga memiliki kehidupan sendiri. 

Menghormati batasan yang mereka buat, seperti tidak mengunjungi mereka tanpa pemberitahuan atau tidak memaksa mereka untuk selalu merespons pesan dengan cepat, adalah cara terbaik untuk menunjukkan bahwa anda menghormati mereka.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore