
Ilustrasi Keguguran di Trimester 1 dan 2 Kehamilan./Freepik
JawaPos.com - Sebagai wanita atau sebagai calon ibu, kegugurna merupakan sesuatu yang sangat tidak diinginkan. Ketika hal itu terjadi kamu bisa merasa seakan-akan dunia runtuh dan juga harapan orang lain terhadapmu.
Keguguran sendiri secara sederhana merupakan masa dimana kandungan berakhir sebelum mencapai masa waktu tertentu. Sebagaimana namanya, keguguran adalah kondisi dimana calon bayi gugur bahkan sebelum dilahirkan.
Tentunya, tidak ada satupun orang yang ingin mengalami kejadian tersebut dan kamu juga bukanlah orang yang menginginkan keguguran tersebut terjadi. Baik teman, saudara maupun pasangan tentu tidak ingin kamu terpuruk setelah mengalami kejadian tersebut.
Sebagai orang yang mengalaminya, kamu tentu diperbolehkan dan berhak merasakan segala perasaan yang sedang kamu alami. Namun, kamu harus tetap ingat bahwa suatu saat nanti kamu perlu bangkit.
Tentunya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan apabila kamu mengalami peristiwa keguguran. Dilansir dari Stanford Children's dan Northwestern Memorial Healthcare, berikut ini cara bertahan setelah mengalami keguguran:
1. Perasaan Kamu Valid
Cara pertama adalah mengingat bahwa perasaan yang kamu miliki adalah valid. Ketika seseorang mengalami keguguran, kamu mungkin akan merasakan kebingungan, kesedihan, kemarahan, ketakutan dan masih banyak lagi perasaan lain.
Yakini bahwa perasaan tersebut valid dan kamu bisa memperbolehkan diri untuk merasakan perasaan itu. Jangan sampai kamu menahan-nahan perasaan tersebut dan menumpuknya sampai menjadi tidak sehat bagi mental.
Ingat bahwa berduka atas keguguran bisa berbeda satu sama lain waktu dan bentuk dukanya. Luangkan waktu untuk diri sendiri memproses berbagai perasaan ets ribut sampai kamu merasa lebih baik.
2. Tidak Menyalahkan Diri
Cara kedua adalah dengan tidak menyalahkan diri sendiri. Poin ini adalah hal paling penting bagi kamu yang mengalami keguguran. Kamu mungkin merasa bahwa usahamu kurang atau keguguran tersebut adalah kesalahanmu.
Meskipun orang lain berkomentar terkait keguguran tersebut, kamu harus tetap ingat bahwa kamu sudah mengusahakan yang terbaik dan keguguran tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Jangan sampai kamu menyalahkan diri sendiri terlalu lama dan tenggelam di keputusasaan.
3. Buat Ritual Khusus
Cara ketiga adalah dengan membuat ritual khusus, Yang dimaksud ritual khusus adalah membuat sebuah penghormatan atau penghargaan kepada calon bayi yang akan lahir.
Kamu bisa membuat sebuah tradisi atau ritual untuk menyalakan lilin, menanam sebuah tanaman bunga, atau berdonasi. Berbagai jenis aksi bisa kamu lakukan demi mengenang dan memproses emosi setelah mengalami keguguran.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
