Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2025 | 23.26 WIB

Tetap Semangat! Inilah 6 Cara Bertahan Setelah Mengalami Keguguran dan Melewatinya dengan Bijaksana

Ilustrasi Keguguran di Trimester 1 dan 2 Kehamilan./Freepik - Image

Ilustrasi Keguguran di Trimester 1 dan 2 Kehamilan./Freepik

JawaPos.com - Sebagai wanita atau sebagai calon ibu, kegugurna merupakan sesuatu yang sangat tidak diinginkan. Ketika hal itu terjadi kamu bisa merasa seakan-akan dunia runtuh dan juga harapan orang lain terhadapmu.

Keguguran sendiri secara sederhana merupakan masa dimana kandungan berakhir sebelum mencapai masa waktu tertentu. Sebagaimana namanya, keguguran adalah kondisi dimana calon bayi gugur bahkan sebelum dilahirkan.

Tentunya, tidak ada satupun orang yang ingin mengalami kejadian tersebut dan kamu juga bukanlah orang yang menginginkan keguguran tersebut terjadi. Baik teman, saudara maupun pasangan tentu tidak ingin kamu terpuruk setelah mengalami kejadian tersebut.

Sebagai orang yang mengalaminya, kamu tentu diperbolehkan dan berhak merasakan segala perasaan yang sedang kamu alami. Namun, kamu harus tetap ingat bahwa suatu saat nanti kamu perlu bangkit.

Tentunya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan apabila kamu mengalami peristiwa keguguran. Dilansir dari Stanford Children's dan Northwestern Memorial Healthcare, berikut ini cara bertahan setelah mengalami keguguran:

1. Perasaan Kamu Valid

Cara pertama adalah mengingat bahwa perasaan yang kamu miliki adalah valid. Ketika seseorang mengalami keguguran, kamu mungkin akan merasakan kebingungan, kesedihan, kemarahan, ketakutan dan masih banyak lagi perasaan lain.

Yakini bahwa perasaan tersebut valid dan kamu bisa memperbolehkan diri untuk merasakan perasaan itu. Jangan sampai kamu menahan-nahan perasaan tersebut dan menumpuknya sampai menjadi tidak sehat bagi mental.

Ingat bahwa berduka atas keguguran bisa berbeda satu sama lain waktu dan bentuk dukanya. Luangkan waktu untuk diri sendiri memproses berbagai perasaan ets ribut sampai kamu merasa lebih baik.

2. Tidak Menyalahkan Diri

Cara kedua adalah dengan tidak menyalahkan diri sendiri. Poin ini adalah hal paling penting bagi kamu yang mengalami keguguran. Kamu mungkin merasa bahwa usahamu kurang atau keguguran tersebut adalah kesalahanmu.

Meskipun orang lain berkomentar terkait keguguran tersebut, kamu harus tetap ingat bahwa kamu sudah mengusahakan yang terbaik dan keguguran tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Jangan sampai kamu menyalahkan diri sendiri terlalu lama dan tenggelam di keputusasaan.

3. Buat Ritual Khusus

Cara ketiga adalah dengan membuat ritual khusus, Yang dimaksud ritual khusus adalah membuat sebuah penghormatan atau penghargaan kepada calon bayi yang akan lahir.

Kamu bisa membuat sebuah tradisi atau ritual untuk menyalakan lilin, menanam sebuah tanaman bunga, atau berdonasi. Berbagai jenis aksi bisa kamu lakukan demi mengenang dan memproses emosi setelah mengalami keguguran.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore