
Ilustrasi orang yang mencari pasangan yang sempurna. (Freepik)
JawaPos.com – Terdapat perbedaan tipis antara memiliki standar tinggi untuk cinta dan memiliki harapan yang tidak realistis. Seringkali, mereka yang memiliki ekspektasi terlalu tinggi, tanpa sadar membuat dirinya kecewa.
Mereka mencari cinta yang lebih mirip seperti dongeng daripada kenyataan. Beberapa orang ini seringkali menunjukkan kebiasaan-kebiasaan tertentu, tanpa mereka sadari.
Dilansir dari Blog Herald, delapan kebiasaan ini dapat menunjukkan orang-orang yang memiliki standar cinta sangat tinggi, tetapi mereka tidak menyadarinya. Ini dapat memberi kita wawasan tentang perilaku diri sendiri dan membantu menemukan keseimbangan.
Dalam percintaan sangat wajar untuk mencari pasangan yang sempurna, belahan jiwa, atau ‘The one.’ Namun, mereka yang memiliki standar sangat tinggi seringkali bersikap terlalu berlebihan.
Mereka ini selalu mencari orang yang sempurna untuk memenuhi semua kriteria pasangan mereka seperti tampan, cantik, cerdas, lucu, kaya, suka berpetualang, dan lain-lain.
Masalahnya, mereka mencari pasangan yang bagaikan dongeng dan tidak ada di dunia nyata. Seiring berjalannya waktu, pencarian terus-menerus ini dapat berujung pada kencan berantai, atau lebih buruk lagi.
Hubungan mereka jalin akan berakhir, karena tidak ada seorangpun yang dapat memenuhi standar mereka yang mustahil. Perilaku ini seringkali dilakukan tanpa disadari. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang mencari kesempurnaan yang tidak nyata.
Kebiasaan lain yang ada pada orang-orang dengan standar cinta yang sangat tinggi adalah rasa tidak puas yang terus-menerus. Mereka mungkin memiliki pasangan yang penuh kasih sayang, baik, perhatian, dan berkomitmen.
Namun, mereka selalu mencari sesuatu yang lebih, sesuatu yang mereka pikir akan ada yang lebih baik. Ketidakpuasan terus-menerus ini dapat merampas kebahagiaan mereka dalam menikmati hubungan saat ini dan menghargai cinta yang telah mereka miliki.
Filsuf besar Socrates pernah berkata, “ Mereka yang tidak merasa puas dengan apa yang dimilikinya, tidak akan merasa puas dengan apa yang ingin mereka miliki.” Hal ini juga berlaku dalam cinta dan mencari pasangan.
Oleh karena itu, jika kita merasa terus-menerus tidak puas dalam hubungan kita, mungkin sudah saatnya untuk mengambil langkah mundur dan merenungkan alasan dibalik rasa tidak puas itu.
Ketergantungan adalah sifat umum lainnya yang dimiliki oleh mereka dengan standar cinta sangat tinggi dan tidak realistis. Mereka begitu fokus mencari pasangan yang sempurna hingga mereka melupakan diri mereka sendiri dan terlalu bergantung pada pasangannya.
Jika kita terus-menerus mencari validasi dari pasangan, atau suasana hati kita sepenuhnya bergantung pada cara mereka memperlakukan kita, inilah saatnya untuk merenungkan kembali perasaan itu.
Penting untuk diingat bahwa hubungan yang sehat melibatkan dua individu yang saling melengkapi, bukan hanya pasangan yang sempurna. Kemandirian dan mencintai diri sendiri sama pentingnya dengan cinta terhadap pasangan kita.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
