
Ilustrasi perempuan sedang mengirim pesan. (Freepik)
JawaPos.com – Saat ini kehidupan manusia sedang dipenuhi dengan perkembangan teknologi yang sangat signifikan. Mudah sekali orang-orang melakukan komunikasi dengan orang terdekat hanya dengan melalui ponsel pintar.
Namun, beberapa orang kerap kali tidak menyukai panggilan telepon, mereka sering kali lebih memilih untuk mengirim pesan. Hal ini terjadi karena setiap orang memiliki prinsip yang berbeda antara orang satu dengan orang lain.
Sebagian merasa melakukan panggilan suara itu merupakan hal yang tak diduga-duga atau tanpa persiapan.
Melansir dari laman Ideapod berikut 5 alasan orang lebih memilih untuk mengirim pesan dibandingkan dengan melakukan panggilan suara.
Sering kali jika terdapat panggilan masuk kita harus meninggalkan aktivitas sejenak hanya untuk menjawab panggilan tersebut. Hal itu sangat bertolak belakang dengan orang yang lebih menyukai mengirim pesan.
Mengirim pesan menyediakan jeda untuk membalas pesan yang diterima. Hal ini memberi kebebasan untuk menanggapi sesuai kecepatan mereka sendiri, tanpa rasa cemas debgab langsung membalas seketika.
Pada intinya orang yang menyukai mengirim pesan dapat menerima aspek terhadap pesan teks yang dikirim dengan memahami nilainya dalam gaya komunikasi mereka, mereka dapat berinteraksi dengan lebih nyaman dan efektif.
Panggilan telepon menuntut perhatian penuh yang mengakibatkan sulit untuk fokus pada hal lain. Orang yang melakukan sebuah panggilan akan terpaku pada percakapan dan akan sulit untuk melakukan hal lain.
Namun, mengirim pesan merupakan hal yang sama sekali berbeda dengan melakukan panggilan suara. Dengan berkirim pesan teks orang-orang dapat melanjutkan aktivitas mereka sambil tetap mengobrol.
Mereka juga dapat membaca buku, menonton film, memasak makan malam, atau bahkan bekerja, semuanya sambil berkirim pesan teks.
Penelitian telah menunjukkan bahwa panggilan telepon yang terlalu lama justru dapat menguras energi mental seseseorang sehingga membuat beberapa orang merasa lelah secara sosial setelah melakukan panggilan telepon.
Hal ini berbeda dengan mengirim pesan, karena sifat mengirim pesan teks yang santai dan tidak bertekanan memungkinkan terjadinya interaksi sosial yang lebih seimbang dan tidak menguras baterai mental kita dengan cepat.
Disisi lain melakukan panggilan telepon, dimana membutuhkan respons bolak-balik yang cepat serta dapat membuat seseorang merasa lelah secara mental.
Mengirim pesan dapat memberikan batasan akan respon yang akan dikirimkan kepada pengirim awal. Jika merespon dengan melalui panggilan telepon suara kita mungkin bergetar atau pecah saat membahas sesuatu yang penting atau pribadi.
Obrolan yang dibicarakan melalui telepon dapat mengalir begitu saja tanpa adanya gap atau batasan tertentu sehingga sering kali orang merasa keceplosan akan pembicaraan tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
