Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 18.18 WIB

Ketahui Ciri People Pleaser: Sikap Selalu Ingin Menyenangkan Orang Lain yang Merugikan, Menurut Psikologi

Ilustrasi sedang menunjuk diri sendiri. (stockking/freepik) - Image

Ilustrasi sedang menunjuk diri sendiri. (stockking/freepik)

JawaPos.com - Keinginan yang berlebihan untuk menyenangkan semua orang dapat berujung pada perilaku people-pleasing, yang merugikan. 

Dikutip JawaPos.com dari Psych Centre, people pleaser adalah sebutan untuk seseorang yang selalu berusaha menyenangkan dan memenuhi ekspektasi orang lain. 

Bahkan, dalam mencapai upaya tersebut seseorang harus mengorbankan kebutuhan dan keinginan diri sendiri. 

Mereka kesulitan membedakan antara membantu dengan tulus dan memenuhi keinginan orang lain secara berlebihan. 

Fokus utama mereka adalah mendapatkan validasi dan penerimaan orang lain, hingga mengabaikan diri sendiri. 

Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang menjadi people pleaser. Melansir dari Siloam Hospital berikut merupakan faktor-faktor nya:

  • Rasa Tidak Aman: Merasa ragu, cemas, dan tidak percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri. Untuk itu, mereka merasa perlu menyenangkan orang lain agar merasa berharga dan diterima.

  • Trauma Masa Lalu: Pengalaman traumatis seperti perundungan, pelecehan, atau lingkungan keluarga yang tidak harmonis dapat membentuk pola perilaku people pleaser

  • Ketergantungan Emosi: Memiliki kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi dan mencari pemenuhannya melalui validasi dari orang lain juga menjadi faktor tumbuhnya sikap ini.

  • Pola Asuh Orang Tua: Pola asuh yang terlalu menuntut, otoriter, atau kurang memberikan kasih sayang juga dapat berkontribusi pada perilaku menyenangkan orang lain. 

  • Ciri-ciri Seorang People Pleaser

    Seseorang dengan kecenderungan untuk menjadi people pleaser menunjukkan perilaku tertentu, antaranya:

    1. Sulit Mengatakan Tidak

    Ini adalah ciri yang dapat dikenali dengan mudah. Mereka merasa bersalah, takut mengecewakan, atau khawatir akan penolakan jika menolak permintaan, meskipun itu tidak sesuai dengan nuraninya.

    1. Mengutamakan Kebutuhan Orang Lain

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore