Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 14.25 WIB

Tak Patut Ditiru, Berikut 7 Argumen dari Seorang Narsistik yang Ingin Menjatuhkan Anda: Bersiapkah Anda untuk Hal Tersebut?

ilustrasi seseorang yang narsis sedang berbicara/ Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang narsis sedang berbicara/ Freepik

JawaPos.com - Jika Anda pernah berdebat dengan seseorang yang memiliki kecenderungan narsistik, Anda mungkin telah memperhatikan bahwa hal itu seringkali merupakan pengalaman yang membuat frustrasi dan meremehkan.

Gaya argumen seorang narsistik dapat terasa seperti roller-coaster yang membingungkan. Mereka penuh dengan sikap tak terduga dan sikap superior.

Dikutip dari Geediting pada Sabtu (11/), narsisme adalah diagnosis kesehatan mental yang diakui, bukan masalah pribadi.

Namun menurut sudut padang seorang psikolog, hal itu dapat dibagikan dalam 7 taktik umum yang sering digunakan oleh para narsisis untuk meremehkan orang lain selama ketidaksepakatan.

Perlu diketahui bahwa, setiap orang dengan kecenderungan narsistik mungkin berperilaku berbeda dalam argumen yang dapat menambah kompleksitas terhadap situasi.

1. Memplintir Kata-kata

Salah satu hal pertama yang mungkin dilakukan seorang narsisis dalam sebuah argumen adalah memutarbalikkan kata-kata Anda.

Hal ini adalah bentuk khas dari manipulasi narsistik. Mereka mungkin mengambil apa yang Anda katakan di luar konteks, mengubah maknanya atau menggunakannya sebagai senjata melawan Anda.

Misalnya, Anda mungkin mengungkapkan kekhawatiran tentang sesuatu yang telah mereka lakukan. Alih-alih mengatasi kekhawatiran Anda, mereka mungkin menuduh Anda menyerang mereka atau terlalu sensitif.

Hal ini dapat membuat Anda merasa bingung dan bersalah, mempertanyakan validitas perasaan dan perspektif Anda.

Taktik ini berfungsi untuk meremehkan Anda dan membuat argumen Anda tampak tidak penting atau tidak rasional dalam pikirian Anda.

Pada gilirannya, ini dapat membuat Anda menebak-nebak diri sendiri dan bahkan merasa tidak enak karena mengangkat masalah ini sejak awal.

2. Mudah Setuju dengan Anda

Dalam sebuah perubahan yang tidak terduga, seorang narsisis mungkin tiba-tiba mulai setuju dengan semua yang Anda katakan di tengah-tengah pertengkaran.

Hal ini barangkali tampak seperti langkah positif menuju resolusi atau jalan keluar, tetapi seringkali merupakan taktik manipulasi lainnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore