
Ilustrasi pribadi dengan mental kuat (Pexels)
JawaPos.com - Kehidupan di dunia kerja tidaklah semulus jalan yang baru di aspal. Terkadang ada saja momen atau kejadian yang membuat hati kita berantakan, seperti bos yang tempramen, deadline yang berubah, atau rekan kerja yang suka meremehkan Anda.
Tindakan merendahkan seseorang, khususnya di kantor terkadang sering dianggap sebagai hal biasa, padahal tindakan tersebut bisa berdampak buruk bagi lingkungan kerja kita, seperti menghasilkan perilaku yang kontra produktif dan membuat suasana kerja tidak nyaman.
Tindakan meremehkan ini dapat terjadi dalam banyak bentuk, seperti menyebarkan rumor buruk tentang kita, mengisolasi atau mengucilkan kita, melakukan silent treatment, atau secara sengaja membeberkan rahasia kita kepada rekan kerja lain.
Berbeda dengan tindakan bullying yang ditandai dengan adanya kekerasan fisik atau verbal yang bisa menyebabkan pelaku dipecat, tindakan meremehkan rekan kerja terkesan lebih halus dan tidak kentara sehingga pelaku jarang mendapatkan hukuman.
Hal ini terkadang membuat seorang korban bingung bagaimana cara menghadapi situasi tersebut.
Jangan takut, dirangkum dari Psychology Today, seorang psikolog bernama Susan Krauss Whitbourne Ph.D, punya solusinya.
Respon Natural saat Kita Diremehkan
Ketika diremehkan oleh seseorang, respon natural kebanyakan manusia adalah marah, dan bersikap defensif atau agresif. Hal ini memang wajar, karena siapa memang yang terima bila dirinya direndahkan.
Respon lain yang muncul ketika direndahkan adalah menaruh dendam dan merencanakan untuk membalasnya dengan kata-kata pedas. Alhasil kemudian muncul perselisihan dan pekerjaan pun menjadi berantakan.
Seperti dilansir dari Psychology Today, menurut seorang psikolog yang akrab dipanggil Susan, tindakan membalas perlakuan merendahkan ini memang sesaat terlihat rasional.
Akan tetapi bila dipikirkan lebih dalam, hal tersebut sebenarnya bukan tindakan yang tepat untuk menghadapi situasi itu, karena membalasnya dengan perlakuan serupa justru akan memperkeruh suasana dan memperbesar masalah. Resikonya? Kita bisa mendapat teguran dari atasan atau bahkan dipecat.
Solusi saat Kita Diremehkan
Menurut Susan, solusi paling tepat untuk situasi ini adalah tetap profesional dan coba maafkan serta lupakan hal tersebut. Selama tindakan tersebut tidak merusak pekerjaan kita, jangan terpancing dan tetaplah fokus untuk bekerja dengan baik.
Bagaimana jika reputasi kita rusak karena direndahkan? Menurut Susan, reputasi bisa diperbaiki lewat kinerja dan perilaku yang baik. Membalas tindakan buruk tersebut dengan hal yang sama justru akan dapat merusak reputasi kita lebih lanjut.
Cobalah untuk mencari teman positif baru di luar lingkungan kerja. Seperti ikut perkumpulan hobi tertentu. Hal ini dapat membantu meringankan rasa sakit yang didapatkan karena perbuatan tidak menyenangkan di lingkungan kerja.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
