Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2025 | 19.32 WIB

6 Kepribadian Unik yang Dimiliki Orang dengan Posisi Tidur Telentang Menurut Psikologi

Ilustrasi Orang dengan Posisi Tidur Telentang. (Freepik) - Image

Ilustrasi Orang dengan Posisi Tidur Telentang. (Freepik)

JawaPos.com – Siapa sangka jika posisi tidur ternyata dapat mengungkapkan kepribadian unik seseorang. Menurut European Journal of Personality, kualitas tidur yang Anda dapatkan minggu ini kemungkinan akan membentuk kepribadian Anda lima tahun dari sekarang.

Meskipun kita cenderung tidak menyadari bagaimana cara kita tidur, umumnya kita tanpa sadar memiliki posisi favorit agar cepat terlelap. Salah satunya posisi tidur telentang.

Tidur telentang merupakan posisi yang umum dilakukan oleh setiap orang. Ternyata hal ini bukan hanya sekadar kebiasaan di malam hari, melainkan berkaitan dengan sifat atau perilaku tertentu.

Dilansir dari blogherald.com dan jagranjosh.com pada Senin (6/1), berikut enam kepribadian unik yang biasanya dimiliki orang dengan posisi tidur telentang menurut Psikologi.

1. Percaya Diri

Jika Anda tidur telentang, kemungkinan besar Anda lebih percaya diri dibandingkan kebanyakan orang.

Orang yang tidur telentang cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dari cara mereka membawa diri, berkomunikasi, atau menghadapi situasi menantang. Bukan kesombongan, melainkan rasa percaya diri yang ideal.

Posisi tidur ini juga dikenal sebagai posisi 'bintang laut', yang merupakan postur terbuka dan rentan. Ini menunjukkan bahwa individu tersebut tidak takut untuk mengambil ruang dan tidak merasa perlu melindungi diri mereka dari dunia saat tidur.

Namun, ini tidak berarti semua orang yang tidur telentang selalu percaya diri. Seperti orang lain, mereka juga memiliki momen keraguan diri dan ketidakamanan. Meski begitu, sifat dominan mereka cenderung condong pada rasa percaya diri.

2. Pendengar yang Baik

Meski memancarkan kepercayaan dirinya, orang dengan posisi tidur telentang justru bukan sosok yang paling berisik di suatu perkumpulan. Menariknya, mereka sering kali akan menjadi pendengar yang baik.

Orang-orang ini cenderung lebih suka mengamati dan menyerap informasi selama berinteraksi dengan orang lain daripada mendominasi diskusi.

Mereka biasanya sabar dan membiarkan orang lain berbagi pikiran dan ide mereka. Tak heran, mereka sering dianggap sebagai pendengar yang baik.

Namun, bukan berarti mereka pasif dalam komunikasinya. Saat mereka membuka suara, poin-poin yang disampaikan biasanya telah dipikirkan dengan matang dan penuh pertimbangan, mencerminkan kedalaman wawasan mereka.

Jadi, jangan salah artikan sikap ini dengan tidak peduli atau acuh tak acuh. Itu hanya cara mereka menunjukkan rasa hormat akan pendapat orang lain dan belajar dari berbagai perspektif baru.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore