Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Januari 2025 | 19.56 WIB

Orang yang Benar-benar Berpegang Teguh pada Resolusi Tahun Barunya Biasanya Punya 7 Ciri Berikut

Ilustrasi orang yang benar-benar berpegang teguh pada resolusi tahun barunya (freepik/our-team) - Image

Ilustrasi orang yang benar-benar berpegang teguh pada resolusi tahun barunya (freepik/our-team)

JawaPos.com - Ada perbedaan besar antara sekedar menetapkan resolusi tahun baru dan benar-benar menaatinya. Perbedaan ini mengarah pada tindakan. Membuat resolusi itu mudah, tetapi menindaklanjutinya adalah tantangannya.

Mereka yang berhasil mewujudkan resolusinya memiliki beberapa trik, mereka menunjukkan kebiasaan-kebiasaan yang membedakan mereka dari orang lain. Dilansir JawaPos.com dari laman Hack Spirit, Minggu (5/1), berikut tujuh perilaku yang umum terlihat pada orang-orang yang berhasil mencapai resolusi.

1. Mereka menetapkan tujuan dengan metode SMART

Secara konsisten, mereka yang mencapai resolusi tahun barunya cenderung menetapkan tujuan dengan metode SMART. SMART adalah akronim yang merupakan singkatan dari Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Time-bound (Terikat Waktu).

Ini adalah prinsip penetapan tujuan yang digunakan oleh orang-orang sukses di berbagai bidang. Ketika berbicara tentang resolusi, orang sering membuat kesalahan dengan menetapkan tujuan yang tidak jelas atau tidak realistis.

Pendekatan ini tidak hanya memberikan kejelasan tetapi juga menawarkan tolok ukur untuk mengukur kemajuan. Ingat, visi yang jelas akan menghasilkan hasil yang jelas. Jadi, buatlah resolusi dengan metode SMART jika ingin bergabung dengan kelompok peraih resolusi.

2. Mereka memiliki kebiasaan untuk meninjau kemajuan mereka

Mereka yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya punya kesamaan, mereka secara teratur meninjau kemajuannya. Tinjauan berkala dapat secara signifikan meningkatkan peluang Anda untuk menaati resolusi tahun baru Anda.

3. Mereka menerima kemunduran

Orang-orang yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya cenderung melihat kemunduran bukan sebagai kegagalan tetapi sebagai kesempatan untuk belajar dan menyesuaikan strategi mereka.

Studi dari Universitas Scranton menemukan bahwa hanya 19 persen individu yang mampu menepati resolusi Tahun Baru mereka selama periode dua tahun. Di antara mereka yang berhasil, banyak yang melaporkan mengalami kemunduran sepanjang perjalanan mereka.

4. Mereka membuat resolusi mereka diketahui

Salah satu perilaku dari orang-orang yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya adalah mereka tidak malu membagikan tujuan-tujuannya. Mereka mengumumkan resolusinya kepada teman, keluarga, atau bahkan di media sosial.

Membuat komitmen publik menambah lapisan akuntabilitas. Hal ini juga membuka peluang untuk dukungan dan dorongan dari orang lain, yang dapat menjadi motivator utama dalam menjaga resolusi.

5. Mereka mempertahankan sikap positif

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore