
Ilustrasi orang yang benar-benar berpegang teguh pada resolusi tahun barunya (freepik/our-team)
JawaPos.com - Ada perbedaan besar antara sekedar menetapkan resolusi tahun baru dan benar-benar menaatinya. Perbedaan ini mengarah pada tindakan. Membuat resolusi itu mudah, tetapi menindaklanjutinya adalah tantangannya.
Mereka yang berhasil mewujudkan resolusinya memiliki beberapa trik, mereka menunjukkan kebiasaan-kebiasaan yang membedakan mereka dari orang lain. Dilansir JawaPos.com dari laman Hack Spirit, Minggu (5/1), berikut tujuh perilaku yang umum terlihat pada orang-orang yang berhasil mencapai resolusi.
1. Mereka menetapkan tujuan dengan metode SMART
Secara konsisten, mereka yang mencapai resolusi tahun barunya cenderung menetapkan tujuan dengan metode SMART. SMART adalah akronim yang merupakan singkatan dari Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Time-bound (Terikat Waktu).
Ini adalah prinsip penetapan tujuan yang digunakan oleh orang-orang sukses di berbagai bidang. Ketika berbicara tentang resolusi, orang sering membuat kesalahan dengan menetapkan tujuan yang tidak jelas atau tidak realistis.
Pendekatan ini tidak hanya memberikan kejelasan tetapi juga menawarkan tolok ukur untuk mengukur kemajuan. Ingat, visi yang jelas akan menghasilkan hasil yang jelas. Jadi, buatlah resolusi dengan metode SMART jika ingin bergabung dengan kelompok peraih resolusi.
2. Mereka memiliki kebiasaan untuk meninjau kemajuan mereka
Mereka yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya punya kesamaan, mereka secara teratur meninjau kemajuannya. Tinjauan berkala dapat secara signifikan meningkatkan peluang Anda untuk menaati resolusi tahun baru Anda.
3. Mereka menerima kemunduran
Orang-orang yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya cenderung melihat kemunduran bukan sebagai kegagalan tetapi sebagai kesempatan untuk belajar dan menyesuaikan strategi mereka.
Studi dari Universitas Scranton menemukan bahwa hanya 19 persen individu yang mampu menepati resolusi Tahun Baru mereka selama periode dua tahun. Di antara mereka yang berhasil, banyak yang melaporkan mengalami kemunduran sepanjang perjalanan mereka.
4. Mereka membuat resolusi mereka diketahui
Salah satu perilaku dari orang-orang yang berpegang teguh pada resolusi tahun barunya adalah mereka tidak malu membagikan tujuan-tujuannya. Mereka mengumumkan resolusinya kepada teman, keluarga, atau bahkan di media sosial.
Membuat komitmen publik menambah lapisan akuntabilitas. Hal ini juga membuka peluang untuk dukungan dan dorongan dari orang lain, yang dapat menjadi motivator utama dalam menjaga resolusi.
5. Mereka mempertahankan sikap positif

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
