Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 19.23 WIB

4 Cara Menghentikan Ghosting dengan Tepat supaya Tidak Menjadi Kebiasaan Buruk yang Menyakiti Orang Lain

Ilustrasi Alasan yang Membuat Setiap Zodiak Melakukan Ghosting. (pexels.com) - Image

Ilustrasi Alasan yang Membuat Setiap Zodiak Melakukan Ghosting. (pexels.com)

JawaPos.com - Ghosting merupakan tindakan menghentikan komunikasi secara tiba-tiba dengan seseorang tanpa memberi peringatan atau penjelasan di mana umumnya terjadi dalam hubungan kencan, meskipun hal ini juga bisa terjadi dalam persahabatan, hubungan profesional, atau bahkan dengan anggota keluarga.

Masalah utama dari ghosting adalah dapat membuat orang yang ditinggalkan bingung dan tidak tahu apa yang salah sebab mereka tidak mendapatkan penjelasan atau penyelesaian atas situasi tersebut. Jika kamu cenderung mengakhiri komunikasi dengan seseorang secara mendadak ketika perasaanmu terluka.

Bisa juga minatmu hilang tanpa berbicara langsung dengannya, kemungkinan besar kamu sedang melakukan ghosting. Mengutip relate.org.uk, berikut ini beberapa cara menghentikan ghosting dengan tepat supaya tidak menjadi kebiasaan buruk yang menyakiti orang lain.

1. Pikirkan alasan melakukan ghosting

Langkah pertama untuk menghentikan kebiasaan mengabaikan orang lain adalah dengan memahami emosi sulit yang ingin kamu hindari. Apakah dirimu berusaha menghindari tanggung jawab karena khawatir telah menyakiti perasaan seseorang?

Atau mungkin kamu takut dengan reaksi menyakitkan yang mungkin mereka ucapkan setelah dirimu memutuskan guna mengakhiri hubungan? Menyadari alasan yang mendasari tindakan tersebut akan membantumu melangkah maju dengan cara yang lebih konstruktif dan positif.

2. Berlatih kejujuran

Pentingnya membiasakan diri supaya selalu jujur, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain, tentang perasaan yang saat ini dirasakan. Ini berarti kamu harus bisa terbuka dan mengakui perasaanmu, bahkan jika itu berpotensi mengecewakan orang lain.

Meskipun hal tersebut mungkin terasa susah, terutama jika kamu cenderung berusaha selalu menyenangkan orang lain, kejujuran pada diri sendiri menjadi hal yang lebih penting. Dengan bersikap jujur, kamu bisa menghindari penyesalan di masa depan dan menjaga hubungan yang lebih sehat, karena kejujuran membangun dasar yang lebih kuat daripada sekadar menyembunyikan atau menutupi perasaan demi kepuasan sementara orang lain.

3. Mengembangkan keterampilan komunikasi

Belajarlah mengekspresikan perasaan dan pikiranmu dengan cara yang jelas dan penuh rasa hormat, bahkan saat topik yang disampaikan mungkin tidak menyenangkan atau sulit diterima. Menghadapi situasi di mana kamu harus mengecewakan orang lain merupakan bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan, dan lebih baik kamu bersikap jujur serta menyampaikan apa yang dirasakan.

Dibandingkan membiarkan orang lain merasa bingung atau terluka akibat tidak ada penjelasan atau penyelesaian yang diberikan. Dengan berbicara secara terbuka dan penuh penghargaan, kamu tidak hanya menjaga integritas diri, tetapi juga menghormati perasaan orang lain dengan memberi mereka kejelasan yang mereka butuhkan, meski itu mungkin sulit.

4. Mencari dukungan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore