Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2024 | 01.18 WIB

Orang yang Berpura-pura Kaya tapi Sebenarnya Sedang Berjuang untuk Bertahan Hidup Biasanya Menunjukkan 9 Ciri Ini Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang berpura-pura kaya tapi sebenarnya berjuang bertahan hidup/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang berpura-pura kaya tapi sebenarnya berjuang bertahan hidup/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Dalam masyarakat yang kerap menilai seseorang dari penampilan luar, tak jarang orang merasa perlu untuk tampil lebih dari yang sebenarnya.

Salah satu fenomena yang sering terjadi adalah berpura-pura kaya demi menjaga citra sosial.

Namun, di balik kemewahan yang ditampilkan, ada banyak yang sebenarnya sedang berjuang untuk bertahan hidup.

Menurut psikologi, perilaku semacam ini sering dipicu oleh tekanan sosial, rasa takut terhadap stigma, atau bahkan kebutuhan untuk diterima di lingkungan tertentu.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (25/12), terdapat sembilan ciri yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang berpura-pura kaya tetapi sebenarnya sedang menghadapi kesulitan hidup:

1. Gaya Hidup yang Tidak Sesuai dengan Penghasilan

Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah ketidaksesuaian antara gaya hidup yang dipamerkan dengan penghasilan yang sebenarnya.

Mereka mungkin sering terlihat menggunakan barang bermerek, makan di restoran mewah, atau bepergian ke tempat-tempat eksklusif, tetapi semua itu dibiayai oleh utang atau pengorbanan kebutuhan dasar lainnya.

Psikologi menyebut perilaku ini sebagai impression management, di mana seseorang berusaha mengendalikan persepsi orang lain terhadap dirinya.

2. Memiliki Banyak Utang untuk Membiayai Gaya Hidup

Orang yang berpura-pura kaya sering kali mengandalkan kartu kredit atau pinjaman untuk mendanai gaya hidup mereka.

Mereka mungkin terjebak dalam lingkaran utang yang terus membesar karena terus berusaha mempertahankan citra sosial yang tidak realistis.

Psikologi menyebut ini sebagai bentuk self-handicapping, di mana individu menciptakan hambatan sendiri yang akhirnya malah merugikan mereka.

3. Sangat Aktif di Media Sosial dengan Fokus pada Kemewahan

Media sosial menjadi alat utama bagi mereka yang ingin menampilkan citra kaya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore