Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Desember 2024 | 00.51 WIB

Pria yang Produktif di Kantor Tapi Malas di Rumah, Biasanya Sering Menunjukkan 8 Perilaku Ini Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang hanya produktif di kantor dan bermalas-malasan di rumah/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang hanya produktif di kantor dan bermalas-malasan di rumah/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Dalam dunia kerja, ada pria yang dikenal sangat produktif di kantor, selalu tepat waktu, dan menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sempurna.

Namun, begitu pulang ke rumah, energi dan semangat yang sama seolah menguap.

Mereka menjadi pribadi yang pasif, malas, atau bahkan terkesan mengabaikan tanggung jawab rumah tangga.

Mengapa ini bisa terjadi? Salah satu penyebabnya adalah pola pikir yang membedakan pekerjaan kantor sebagai kewajiban utama, sementara urusan rumah dianggap sekunder.

Dilansir dari Geediting pada Senin (2/12), terdapat 8 perilaku yang sering ditunjukkan pria yang produktif di kantor tetapi malas di rumah.

1. Hanya Fokus pada Pekerjaan yang Dianggap Bernilai Ekonomis

Di kantor, pria seperti ini cenderung memprioritaskan tugas-tugas yang memberikan dampak langsung terhadap karier atau finansial.

Namun, begitu di rumah, tugas-tugas seperti mencuci piring, membersihkan rumah, atau mengurus anak sering kali dianggap “tidak produktif” karena tidak memberikan imbalan materi.

Akibatnya, mereka lebih memilih untuk duduk di sofa atau menghabiskan waktu bermain gadget.

Solusi: Ubah cara pandang terhadap pekerjaan rumah. Ingatlah bahwa kontribusi di rumah juga bernilai tinggi, terutama untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.

2. Selalu Mengandalkan Pasangan untuk Mengurus Rumah

Pria tipe ini sering menganggap pekerjaan rumah tangga sepenuhnya menjadi tanggung jawab pasangan.

Mereka merasa bahwa kontribusi mereka sudah cukup hanya dengan bekerja dan mencari nafkah, sehingga urusan domestik tidak lagi menjadi prioritas.

Dampak: Sikap ini bisa membuat pasangan merasa lelah, tidak dihargai, dan memicu konflik dalam rumah tangga.

Solusi: Bangun kesadaran bahwa pernikahan adalah kerja tim. Berbagi tanggung jawab akan meringankan beban pasangan dan meningkatkan kedekatan emosional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore