Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 01.29 WIB

Tertarik dengan Orang Lain Meski Sudah Berpacaran Apakah Hal Ini Normal? Simak Penjelasannya Di Sini

Ilustrasi menyukai orang lain saat sudah punya pasangan. (pexels/Photo by Andrea Piacquadio) - Image

Ilustrasi menyukai orang lain saat sudah punya pasangan. (pexels/Photo by Andrea Piacquadio)

JawaPos.com - Ketika kamu berpacaran dengan seseorang yang kamu cintai, perasaan tertarik pada orang lain mungkin terasa seperti hal yang membingungkan. Mungkin kamu merasa bersalah atau ragu, tapi apakah hal ini normal? Ternyata, ini adalah pengalaman yang cukup umum, meski kamu sudah berkomitmen pada pasanganmu.

Perasaan tertarik pada orang lain meskipun sudah memiliki pasangan bisa terjadi pada siapa saja. Ini bukan berarti kamu tidak mencintai pasanganmu, tapi lebih kepada perasaan alami yang mungkin timbul karena berbagai faktor. Dilansir dari verywellmind.com pada Kamis (28/11), mari kita bahas lebih lanjut mengenai perasaan ini dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijak.

pasanganBaca Juga: Memuji Berlebihan, 8 Tanda Teman Anda Diam-diam Tidak Menyukai Pasangan Anda Menurut Psikologi

Mengapa Perasaan Tertarik Pada Orang Lain Bisa Terjadi Saat Kamu Berpacaran?
Meski kamu sangat mencintai pasanganmu, perasaan tertarik pada orang lain bisa saja muncul. Ini adalah hal yang normal dan sering terjadi, lho! Tapi, apa sih yang sebenarnya menyebabkan perasaan ini muncul?

Menurut terapis Afton Turner, LPCA, ada berbagai alasan mengapa kita bisa merasakan perasaan tertarik pada orang lain. Bisa jadi karena kebosanan dalam hubungan atau kehidupan, atau bahkan hanya karena ketertarikan fisik yang alami. Kadang-kadang, kita juga bisa mengidealiskan siapa sosok yang kita sukai itu, yang membuatnya terasa lebih menarik.

Selain itu, Suzannah Weiss, seorang seksolog, menjelaskan bahwa perasaan tertarik itu adalah reaksi fisik yang spontan. Tubuhmu tidak tahu kalau kamu sedang dalam hubungan, jadi tubuh akan tetap merespon orang yang menarik, meskipun kamu sudah memiliki pasangan. Terkadang, perasaan tertarik ini muncul sebagai bentuk pelarian dari rutinitas hubungan yang terasa monoton.

Jadi, meskipun perasaan ini muncul begitu saja, itu bukan berarti kamu berniat untuk mengkhianati pasanganmu. Perasaan ini lebih seperti suatu "pelarian sementara" yang memberikan rasa segar dan berbeda.

Baca Juga: Waspada Perselingkuhan: Mengungkap 8 Tanda Pasangan Anda Mungkin Tidak Setia

Apakah Perasaan Emosional yang Muncul Ketika Kamu Tertarik Pada Orang Lain Normal?
Perasaan tertarik pada orang lain sering kali memicu reaksi emosional yang kompleks, seperti rasa bersalah atau malu. Kamu mungkin merasa kesal pada diri sendiri karena tidak bisa mengendalikan perasaan tersebut, terutama jika perasaan itu terasa sangat kuat atau berbau nafsu.

Namun, perasaan tersebut sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu kamu sesali. Seperti yang dijelaskan oleh Suzannah Weiss, reaksi tubuh terhadap ketertarikan adalah hal yang alami dan biologis. Yang penting adalah bagaimana kamu menghadapinya. Perasaan tertarik itu sendiri tidak salah, yang lebih penting adalah apakah kamu memilih untuk bertindak berdasarkan perasaan itu.

Salah satu reaksi emosional yang sering terjadi adalah fantasi tentang orang yang kamu sukai. Walaupun itu wajar, langkah ini bukanlah cara yang sehat untuk menghadapinya. Jika kamu mulai aktif mencari tahu lebih banyak tentang orang tersebut lewat media sosial, membicarakannya dengan teman, atau bahkan mencari kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama mereka, ini bisa merusak hubunganmu.

Jadi, kuncinya adalah mengelola perasaan itu tanpa membiarkan fantasi atau tindakan impulsif mengganggu hubungan yang kamu jalani.

Apakah Perasaan Tertarik Ini Menunjukkan Ada yang Kurang dalam Hubunganmu?
Sering kali, perasaan tertarik pada orang lain bisa membuat kamu mulai mempertanyakan hubunganmu. Terkadang, sebuah “crush” justru membuka mata kamu terhadap apa yang mungkin kurang dalam hubungan tersebut. Perasaan tertarik ini bisa menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang hilang.

Menurut Afton Turner, crush dapat mengungkapkan kebutuhan atau keinginan yang tidak terpenuhi dalam hubungan. Mungkin kamu merasa kurang mendapatkan perhatian, komunikasi yang lebih mendalam, pujian, atau waktu berkualitas bersama pasangan. Mengenali keinginan ini bisa membantumu memikirkan perubahan apa yang bisa membuat hubunganmu lebih memuaskan.

Selain itu, jenis orang yang kamu sukai juga bisa memberi petunjuk tentang apa yang kamu cari dalam hubunganmu. Misalnya, jika kamu tertarik pada seseorang yang sangat ceria dan suka bersenang-senang, ini bisa berarti kamu ingin menambah elemen keceriaan dalam hubunganmu. Sedangkan jika kamu tertarik pada orang yang memiliki kepribadian yang lebih kuat dan dominan, bisa jadi kamu menginginkan sisi tersebut lebih terlihat dari pasanganmu.

Bagaimana Mengelola Perasaan Tertarik pada Orang Lain?
a. Tentukan Batasan
Langkah pertama dalam mengelola perasaan tertarik adalah menetapkan batasan yang jelas. Batasan ini membantu menjaga semua pihak tetap dalam jalur yang benar. Afton Turner menyarankan untuk menetapkan batasan dengan pasangan, orang yang kamu sukai, dan diri sendiri. Pastikan ada komunikasi terbuka dengan pasangan dan batasi interaksi dengan orang yang kamu sukai.

Jika kamu merasa perlu menyembunyikan interaksi dengan orang tersebut, ini adalah tanda bahwa batasan dalam hubunganmu telah dilanggar. Saatnya untuk mundur.

b. Apakah Perasaan Ini Menunjukkan Kebutuhan yang Tak Terpenuhi?
Selain menetapkan batasan, penting juga untuk mempertanyakan apakah perasaan tertarik ini menunjukkan ada kebutuhan yang tidak tercapai dalam hubunganmu. Jika iya, diskusikan dengan pasanganmu untuk mencari solusi. Alihkan perhatian dan energi yang kamu beri pada "crush" ke dalam hubunganmu, seperti mengirimkan pesan lucu atau menggoda pasanganmu seperti saat pertama berpacaran.

c. Apakah Ini Sekadar "Crush" atau Kamu Tidak Tertarik dengan Monogami?
Kadang-kadang, perasaan tertarik bukanlah masalah hubunganmu, melainkan tanda bahwa monogami mungkin bukan untukmu. Jika kamu merasa begitu, pertimbangkan jenis hubungan yang paling memuaskan bagi dirimu. Jika kamu mempertimbangkan non-monogami, pastikan ini adalah pilihan yang tepat untukmu dan pasanganmu.

Haruskah Kamu Memberitahukan Pasangan Tentang Perasaanmu?
Keputusan untuk memberitahu pasangan tentang perasaan tertarik pada orang lain tergantung pada situasi hubunganmu. Jika pasanganmu belum pernah mengungkapkan keinginan untuk mengetahui hal ini, mungkin lebih baik kamu simpan saja. Kecuali perasaan itu berkembang lebih dari sekadar "crush," yang memang membutuhkan pembicaraan lebih lanjut.

Menurut Suzannah Weiss, dalam hubungan yang sehat, seharusnya ada ruang bagi pasangan untuk terbuka dan berbicara tentang perasaan ini. Namun, dalam hubungan yang penuh ketegangan atau tidak sehat, mengungkapkan perasaan tertarik bisa menambah masalah. Afton Turner menyarankan untuk tidak memberitahukannya jika kamu berada dalam hubungan yang toksik atau penuh konflik, karena itu bisa menambah ketegangan lebih lanjut.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore