Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2024 | 22.23 WIB

Orang-orang Otentik Melakukan 9 Kebiasaan Berbeda Dibandingkan Kebanyakan Orang, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang otentik. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang otentik. (Freepik)

JawaPos.com - Menjadi orang yang otentik seringkali dianggap sebagai kunci untuk hidup yang lebih bahagia dan lebih bermakna. Namun, apa sebenarnya yang membedakan orang-orang otentik dari kebanyakan orang?

Psikolog berpendapat bahwa orang yang otentik memiliki pola pikir dan kebiasaan yang berbeda dalam menjalani hidup mereka.

Mereka tidak hanya menjadi diri sendiri, tetapi juga berani menghadapi tantangan, merasakan emosi, dan berinteraksi dengan orang lain secara mendalam.

Melansir Personal Branding Blog, berikut sembilan kebiasaan yang dimiliki oleh orang-orang otentik, yang menjadikan mereka lebih sejati dalam menjalani hidup mereka.

1) Menerima ketidaksempurnaan diri

Orang-orang otentik tidak berusaha untuk menjadi sempurna. Mereka menerima kelemahan dan kekurangan mereka sebagai bagian dari siapa mereka, dan tidak takut untuk menunjukkan sisi manusiawi mereka.

2) Mendengarkan dengan aktif

Orang otentik lebih suka mendengarkan daripada berbicara. Mereka memberikan perhatian penuh ketika orang lain berbicara, tanpa terganggu oleh ponsel atau pikiran lain. Ini memungkinkan mereka membangun hubungan yang lebih dalam dan bermakna.

3) Tidak selalu merasa nyaman

Mereka tidak menghindari ketidaknyamanan. Orang-orang otentik siap untuk keluar dari zona nyaman mereka dan menghadapi tantangan atau ketidakpastian. Karena mereka tahu bahwa pertumbuhan datang dari situasi yang menantang.

4) Merasakan emosi

Orang otentik tidak menekan perasaan mereka. Mereka membiarkan diri mereka merasakan dan mengekspresikan emosi, baik itu kebahagiaan, kesedihan, atau kecemasan. Ini adalah bagian dari proses menjadi diri sendiri yang sepenuhnya.

5) Mempraktikkan empati

Orang otentik memiliki kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain dan menunjukkan kepedulian yang mendalam. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berusaha untuk memahami perasaan dan perspektif orang lain.

6) Juga mengalami hari yang buruk

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore