
Ilustrasi wanita merasa insecure dengan temannya (Freepik)
JawaPos.com – Hampir semua remaja saat ini memiliki dan menggunakan social media setiap hari. Mereka menggunakan sosial media untuk membagikan aktivitas hingga menjadikannya sebagai self reward.
Hal tersebut sering kali menjadikan orang-orang terdekat atau teman yang berada di social media menjadi insecure atau minder dengan kehidupan pribadinya.
Melansir dari Top Line MD Allience berikut 5 hal yang menimbulkan orang insecure karena penggunaan social media.
Menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar elektronik seperti laptop atau ponsel pintar dapat mengganggu pola tidur anak remaja Anda, dan jika mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup.
Hal itu dapat menyebabkan sifat mudah tersinggung, suasana hati yang buruk, dan suasana hati yang tertekan yang sering disebut sebagai depresi teknologi.
Kebanyakan remaja kesulitan menerima penampilan mereka. Namun, sejak munculnya media sosial, rasa tidak aman ini telah meningkat secara dramatis.
Anak perempuan terus-menerus merasa harus menurunkan berat badan lebih banyak, dan anak laki-laki merasa harus menambah otot.
Salah satu penyebab terburuknya adalah Instagram, di mana hampir setiap gambar telah diedit, dan semua orang tampak seperti orang sempurna yang hidup di dunia yang sempurna. Ini adalah resep untuk memperburuk rasa tidak aman remaja.
Kita semua tahu sistem 'like' yang digunakan oleh banyak platform media sosial. Masalahnya di sini adalah remaja mudah terpikat pada validasi hal tersebut. Mereka dapat mengawasi akun media sosial hampir setiap waktu hanya untuk memeriksa berapa banyak like yang muncul pada sebuah kiriman atau foto.
Jika like dan share tersebut gagal terwujud, mereka sering kali merasa tidak dicintai, tidak sempurna, dan tidak aman.
Jika semua teman media sosial Anda menjalin hubungan dengan orang-orang yang sama-sama sempurna, tekanan untuk menjalin hubungan sendiri sering kali menjadi sangat besar. Jika hubungan seperti itu gagal terwujud
Hal itu dapat menggerogoti harga diri putra atau putri remaja Anda dan menyebabkan rasa tidak aman, iri hati, dan bahkan depresi.
Bagi seorang remaja, tekanan media sosial tidak hanya terbatas pada penampilan mereka dan apakah mereka punya pacar atau tidak.
Banyak remaja yang terus-menerus membandingkan mobil, rumah, pakaian, aktivitas, dan teman-teman mereka dengan teman-teman daring mereka. Dan mereka sering kali menjadi sangat tidak aman atas ketidaksempurnaan yang mereka rasakan.
***

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
