
Ilustrasi media sosial. (freepik.com)
JawaPos.com - Banyaknya akun pengguna di media sosial membuat seseorang mengenali profil palsu bisa sangat sulit, terutama bagi mereka yang kurang paham teknologi. Diperkirakan sekitar 4-6% dari profil di media sosial adalah palsu. Ini berarti ada jumlah akun palsu yang sangat besar dari jutaan pengguna aktif bulanan.
Akun palsu umumnya berupa bot yang dipakai untuk berbagai tujuan negatif, seperti menyebarkan disinformasi atau terlibat dalam topik kontroversial guna memperluas jangkauan dan pengaruh. Tujuan utama pengelola akun-akun ini adalah mengacaukan percakapan online dan memanipulasi opini publik.
Walau keberadaan akun palsu semakin meresahkan, ada beberapa tanda yang bisa membantu kita mengenali mereka. Mengutip cyabra.com, berikut tanda-tanda yang harus disadari akan akun palsu di media sosial agar tidak tertipu dan lebih waspada.
1. Tanggal pembuatan
Pengguna asli biasanya memiliki akun yang telah aktif selama bertahun-tahun, sementara profil palsu umumnya dibuat dalam waktu singkat, hanya beberapa bulan atau bahkan beberapa hari sebelum digunakan. Aktivitas akun palsu ini cenderung muncul secara tiba-tiba, dengan tujuan langsung membangun atensi di media sosial.
Mereka sering terlibat dalam perilaku yang khas seperti akun-akun palsu lainnya, yakni menyebarkan disinformasi atau memperkuat pandangan kontroversial mengenai isu-isu yang sedang tren guna menarik perhatian dan memperluas pengaruh mereka.
2. Tidak ada informasi pribadi
Profil palsu biasanya tidak mencantumkan nama asli pemiliknya dan sering mempunyai profil serta biografi yang kosong atau minim informasi pribadi. Profil ini cenderung tidak menyertakan detail yang biasanya ada pada akun asli, seperti nama lengkap, riwayat hidup, atau informasi lainnya yang membangun identitas yang lebih jelas.
Maka dari itu, perlu dipahami bahwa tidak semua pengguna dengan profil yang tidak lengkap adalah akun palsu atau bot. Meskipun demikian, jika kamu menemukan pengguna dengan tanda tersebut, sebaiknya tetap waspada. Pengguna asli biasanya mencantumkan informasi yang lebih rinci dan konsisten, seperti nama asli, biografi, dan foto pribadi mereka.
3. Foto profil yang mencurigakan
Akun palsu biasanya menggunakan foto profil yang dicuri dari akun asli atau yang telah digunakan oleh banyak akun palsu lainnya. Salah satu cara memverifikasi apakah sebuah akun memakai foto asli, yaitu dengan melakukan pencarian gambar terbalik, sebab pelaku kejahatan siber sering menghapus foto asli dari Google atau situs lain.
Dalam beberapa kasus, mereka juga mungkin menggunakan gambar yang dihasilkan oleh AI, sehingga membuatnya lebih sulit dibandingkan antara foto asli dan palsu. Namun, tetap ada beberapa tanda lain yang perlu diperhatikan untuk mengenali akun palsu.
4. Aktivitas yang tidak konsisten
Setiap orang memiliki kebiasaan dan pola yang secara tidak sadar mereka ikuti ketika menggunakan media sosial. Misalnya, kita mungkin cenderung mengunggah sesuatu pada hari-hari tertentu atau usai acara tertentu, atau bahkan hanya diam saja dan memakai media sosial guna memantau dan mengikuti aktivitas orang lain.
Berbeda dengan pengguna asli, akun palsu mempunyai pola yang lebih dapat diprediksi, di mana mereka sering kali tidak aktif selama berbulan-bulan, lalu tiba-tiba mulai mengunggah beberapa kali dalam sehari dengan frekuensi yang tidak biasa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
