
Sisi psikologis orang yang sering mengganti foto profil di media sosial (Freepik)
JawaPos.com - Bagaimana Anda menentukan foto profil di media sosial atau di WhatsApp Anda?
Mungkin banyak sekali pertimbangan yang ada di diri Anda ketika memilih foto profil di media sosial.
Bagi sebagian orang mungkin foto profil di media sosial menggabungkan semua elemen yang mereka sukai diantaranya sudut yang tepat, pose yang tepat, latar belakang yang sempurna, dan tentu saja, terlihat sangat memukau.
Kualitas-kualitas ini sering kali menjadi prioritas utama saat memilih foto yang akan dijadikan sebagai foto profil media sosial.
Ada banyak hal yang bisa didapatkan orang dari foto yang kita pilih, mulai dari sekilas kepribadian Anda hingga perasaan Anda terhadap diri Anda sendiri.
Dikutip dari stylist.co.uk oleh JawaPos.com, Minggu (10/11) sebuah studi tahun 2016 terhadap 66.000 pengguna Twitter menemukan perbedaan signifikan dalam pilihan foto profil antara ciri-ciri kepribadian, dengan pengguna yang ramah dan teliti menunjukkan emosi yang lebih positif dalam foto profil mereka.
Sementara pengguna media sosial yang sangat terbuka lebih menyukai foto yang lebih estetis. Hal ini semakin menunjukkan foto profil Anda dapat mengungkapkan banyak hal tentang diri Anda.
Sementara itu salah satu orang yang mengeksplorasi identitas digital dan apa yang dikatakannya tentang kepribadian seseorang di media sosial adalah pelatih kehidupan Francesca Tighinean.
Tighinean menguraikan bahwa foto yang sangat seksi dapat menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki rasa rendah diri.
Dia menjelaskan bahwa di situlah orang merasa bahwa mereka perlu lebih ekspresif atau menunjukkan lebih banyak hal untuk mengimbangi karena mereka merasa tidak cukup baik.
Selain itu, dia menambahkan bahwa terus-menerus mengubah foto profil dapat menunjukkan bahwa orang tersebut tidak memiliki identitas yang kuat dan merwka merasa tidak aman. Hal ini berkaitan dengan insecurity.
Di sisi lain menggunakan foto bersama pasangan sebagai foto profil adalah hal lain yang disoroti oleh Tighinean, yang menurutnya menandakan bahwa orang tersebut melihat pasangannya sebagai bagian dari identitasnya.
"Selain itu, orang dengan keterikatan cemas cenderung mengunggah lebih banyak foto pasangan daripada orang dengan keterikatan menghindar," katanya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
