Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 September 2024 | 15.22 WIB

Kecenderungan untuk Mencari Validasi: 10 Sifat yang Terlihat saat Dewasa dari Orang yang Tidak Mendapat Banyak Perhatian Ketika Anak-anak

ilustrasi anak-anak yang kurang mendapat perhatian/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi anak-anak yang kurang mendapat perhatian/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Masa kanak-kanak adalah periode yang sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang.

Ketika seorang anak tidak mendapatkan perhatian, kasih sayang, atau validasi yang cukup dari lingkungan terdekatnya baik itu orang tua, pengasuh, atau keluarga, dampak psikologis yang mendalam dapat terbawa hingga dewasa.

Kurangnya perhatian di masa kecil sering kali menyebabkan individu dewasa mengembangkan pola perilaku atau sifat tertentu, baik sebagai mekanisme pertahanan, adaptasi, atau pencarian kompensasi dari kekurangan yang dirasakan selama masa perkembangan.

Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (25/9), terdapat 10 sifat umum yang sering muncul pada orang dewasa yang tumbuh tanpa banyak perhatian di masa kecil:

1. Kecenderungan Merasa Tidak Cukup (Low Self-Worth)

Orang yang tidak mendapat cukup perhatian dan validasi sebagai anak sering kali tumbuh dengan perasaan bahwa mereka tidak berharga atau tidak layak dicintai.

Mereka mungkin sering merasa bahwa apapun yang mereka lakukan tidak pernah cukup baik, karena di masa kecil mereka jarang atau tidak pernah mendapatkan pengakuan positif atas usaha atau pencapaian mereka.

Perasaan ini dapat menyebabkan ketidakpuasan diri yang berkelanjutan di usia dewasa, yang membuat mereka sulit menerima pujian, merasa tidak nyaman dengan penghargaan, atau meragukan kemampuan diri.

2. Kecemasan Sosial dan Kesulitan dalam Hubungan

Kurangnya perhatian selama masa kanak-kanak dapat memengaruhi kemampuan individu untuk membangun hubungan yang sehat di kemudian hari.

Mereka mungkin merasa canggung atau cemas dalam interaksi sosial, selalu khawatir tentang penolakan atau ketidaksetujuan.

Mereka juga cenderung memiliki ketakutan mendalam akan ditinggalkan atau diabaikan oleh orang lain.

Hal ini bisa menyebabkan kesulitan dalam membangun keintiman emosional dengan pasangan atau teman, karena mereka cenderung menjaga jarak sebagai bentuk perlindungan diri.

3. Perfeksionisme

Salah satu cara individu dewasa mencoba mengatasi rasa kurangnya perhatian atau validasi dari masa kecil adalah dengan mengejar kesempurnaan dalam segala hal yang mereka lakukan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore