Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 September 2024 | 00.46 WIB

Jangan Terlalu Jujur! 7 Kebohongan yang Boleh Anda Katakan dalam Sebuah Hubungan, Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan yang melakukan kebohongan kecil. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan yang melakukan kebohongan kecil. (Freepik)

JawaPos.com – Kejujuran adalah salah satu karakteristik yang dimiliki oleh orang yang setia, terutama dalam sebuah hubungan.

Jika Anda sudah menjalani hubungan jangka Panjang, Anda tahu bahwa kejujuran adalah kunci hubungan yang harmonis.

Namun, ini mungkin terdengar aneh, terkadang kebohongan kecil dapat memperkuat ikatan antara Anda dan pasangan.

Dilansir dari geediting.com, berbohong demi menjaga perasaan pasangan dapat menciptakan hubungan yang harmonis. Menurut beberapa psikolog, kebohongan kecil dapat membantu menghindari konflik yang tidak perlu.

Menjaga perasaan pasangan akan memperkuat hubungan dan menciptakan suasana yang romantis. Jadi, kebohongan ini demi kebaikan bukan berarti kita tidak jujur atau menipu. Ini tentang bersikap bijaksana dan perhatian pada pasangan.

Berikut tujuh kebohongan kecil yang boleh Anda katakan dalam suatu hubungan, menurut psikologi.  

  1. “Aku tidak marah”

“Aku tidak marah” adalah salah satu kebohongan kecil yang cukup umum kita katakan dalam sebuah hubungan. Anda mungkin kesal karena sesuatu yang sepele, seperti pasangan Anda lupa mengambil minum untuk Anda.

Meskipun Anda sedikit kesal, itu bukanlah masalah besar. Dengan mengatakan “Aku tidak marah,” dapat membantu menghindari pertengkaran yang tidak perlu akibat kesalahpahaman atau kesalahan kecil.

Ini adalah cara menunjukkan kepada pasangan Anda untuk mengabaikan masalah kecil dan menghindari pertengkaran. Namun, sangat penting untuk berkomunikasi saat Anda benar-benar kesal tentang hal-hal penting.

Untuk masalah kecil, kebohongan dapat membantu menjaga kedamaian dalam hubungan, mengingat kita juga seorang yang tidak sempurna pasti pernah melakukan kesalahan.

  1. “Aku tidak pernah memikirkan mantan”

Beberapa dari kita mungkin pernah memiliki hubungan di masa lalu dan hubungan itu yang telah membentuk diri kita hingga saat ini.

Dalam sebuah hubungan pasti ada saat pasangan kalian bertanya “Apakah kamu pernah memikirkan mantanmu?” dan Anda mungkin langsung menjawab “Tidak pernah.” Namun jika itu sebuah kebohongan, kebohongan tersebut boleh dilakukan dalam hubungan.

Sudah sewajarnya kita sesekali teringat dan memikirkan hubungan masa lalu. Dan mungkin karena Anda bertemu di suatu tempat atau tanpa sengaja melihat postingan media sosialnya.

Inti dari kebohongan kecil ini bukanlah menyembunyikan fakta bahwa Anda punya ingatan masa lalu, tetapi untuk meyakinkan mereka bahwa tidak ada masa lalu yang kita sesali. Ini juga membantu mencegah kecemburuan pasangan Anda.

  1. “Aku mendukung semua keputusanmu”

Dalam sebuah hubungan, membuat keputusan bersama adalah hal yang wajar. Dari memutuskan tempat makan malam hingga Keputusan yang lebih serius seperti perencanaan keuangan, setiap keputusan adalah hasil kesepakatan bersama.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore