Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 September 2024 | 18.57 WIB

7 Alasan Pria Selingkuh, Menurut Penelitian: Mengungkap Kompleksitas di Balik Perilaku Tak Setia dari Kacamata Psikologi

Ilustrasi seorang pria yang selingkuh dari pasangannya./(Freepik/Drazen Zigic) - Image

Ilustrasi seorang pria yang selingkuh dari pasangannya./(Freepik/Drazen Zigic)

JawaPos.com – Perselingkuhan, sebuah fenomena yang kerap mengguncang fondasi hubungan, telah menjadi subjek penelitian mendalam dalam ranah psikologi.

Di balik tindakan yang tampaknya impulsif ini, tersembunyi berbagai faktor kompleks yang mendorong seseorang untuk melanggar komitmen dan kepercayaan.

Mengapa seseorang memilih selingkuh daripada mengakhiri hubungan yang tidak lagi memuaskan?

Mengapa godaan untuk mencari kebahagiaan di luar ikatan yang ada begitu kuat, bahkan ketika konsekuensinya dapat menghancurkan?

Penelitian dalam psikologi evolusioner, attachment theory, dan neurosains telah mengungkap beberapa alasan mengejutkan di balik perilaku ini.

Dalam artikel ini, kita akan menyelami lebih dalam tujuh alasan utama mengapa pria selingkuh, berdasarkan temuan-temuan penelitian psikologi.

Dengan memahami akar permasalahan ini, kita dapat lebih memahami dinamika hubungan dan mengambil langkah-langkah untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan memuaskan.

Seperti yang telah Jawa Pos rangkum dari pelbagai sumber yang dilansir dari Psychology Today hingga Sciencedirect.com, Sabtu (21/9), mari kita telaah lebih lanjut tujuh alasan balik perilaku pria yang selingkuh, menurut penelitian psikologi:

1. Terjebak Zona Nyaman dan Menginginkan Kegembiraan Baru

Selingkuh sering kali menjadi jalan keluar bagi para pria yang merasa terperangkap dalam hubungan yang monoton dan kehilangan gairah.

Pria mungkin mencari petualangan dan kegembiraan dalam perselingkuhan, namun mereka tetap menginginkan keamanan dan kenyamanan dari hubungan utama mereka.

Namun, sensasi ini semu semata, karena pada akhirnya, selingkuh hanya akan menciptakan konflik batin dan menghancurkan kepercayaan.

2. Ketakutan akan Ketidakpastian

Mengakhiri hubungan yang tidak lagi memuaskan adalah langkah yang menakutkan bagi banyak pria.

Ketidakpastian tentang masa depan, kemungkinan kesendirian, dan kekhawatiran akan penyesalan dapat mendorong seseorang untuk mencari pelarian melalui selingkuh.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore