Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 September 2024 | 21.14 WIB

Psikolog Menyebutkan, 13 Ciri Orang Dewasa yang Terlalu Sering Dipuji Berlebihan Saat Kecil, Salah Satunya Imposter Syndrome

Seseorang yang percaya diri. (pexels/Francisco Rivera) - Image

Seseorang yang percaya diri. (pexels/Francisco Rivera)

JawaPos.com - Kamu mungkin pernah mendengar bahwa pujian berlebihan bisa memengaruhi perkembangan anak. Tapi, apakah kamu tahu bahwa cara orang tua memuji anak dapat membentuk sifat tertentu di masa dewasa?

Pujian yang sering dan tidak terkontrol bisa meninggalkan jejak yang mendalam pada kepribadian seseorang. Dari rasa percaya diri yang berlebihan hingga ketergantungan pada pengakuan, dampaknya bisa sangat besar.

Dilansir dari parade.com pada Jumat (13/9), inilah sifat-sifat yang dimiliki orang dewasa yang dipuji berlebihan ketika kanak-kanak.

1. Ketergantungan pada Validasi Eksternal

Salah satu dampak terbesar dari pujian berlebihan adalah ketergantungan pada pengakuan orang lain. Kamu mungkin merasa perlu terus-menerus mencari persetujuan dan pengakuan untuk merasa berharga.

Dr. Frank menjelaskan bahwa orang yang sering dipuji mungkin telah terbiasa bergantung pada afirmasi eksternal untuk harga diri mereka. Ini berarti mereka mengandalkan validasi dari luar untuk merasakan nilai diri mereka.

2. Kecenderungan Menjadi Workaholic

Bagi mereka yang sering mendapatkan pujian di masa kecil, hidup sering kali terasa seperti pencarian tanpa akhir untuk validasi eksternal. Dr. Vanessa S. Kennedy mengungkapkan bahwa individu ini sering kali merasa "Apa yang saya miliki tanpa pengakuan eksternal?"

Pujian mereka biasanya terkait hanya dengan pencapaian, bukan dengan perilaku seperti kerja keras, kesabaran, atau perhatian. Akibatnya, mereka mungkin kesulitan menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Sebagai orang dewasa, pencapaian dan penghargaan sering menjadi motivasi utama mereka, sering kali mengabaikan aspek penting lainnya dalam hidup seperti mengembangkan minat di luar pencapaian kerja atau menjadi orang tua dan pasangan yang dapat diandalkan.

3. Motivasi Diri yang Rendah

Terlalu banyak validasi eksternal dapat membuat kamu merasa tidak perlu untuk memotivasi diri sendiri. Jika semua perilaku mendapat pujian, kamu mungkin kehilangan rasa otonomi dan tidak merasa perlu bekerja keras.

Dr. Connally Barry menyebutkan bahwa orang yang mendapat pujian berlebihan saat kecil sering kali kehilangan persepsi tentang otonomi mereka. Mereka dianggap "berhasil" meskipun performa mereka biasa-biasa saja, sehingga sulit untuk memotivasi diri sendiri.

Ini adalah ciri yang sangat umum pada orang yang kecerdasannya dipuji secara berlebihan selama masa kecil.

4. Perfeksionis

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore