
Ikan Arapaima Gigas, salah satu ikan spesies invensif yang dilarang untuk dipelihara dan diperdagangkan di Indonesia./Our Marine Species
JawaPos.com - Seorang kakek di Malang beberapa waktu lalu dijatuhi vonis lima tahun penjara akibat memelihara Ikan Aligator Gar.
Melansir Radar Semarang, larangan untuk memelihara ikan invasif tersebut tertuang dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 yang kemudian berubah menjadi UU Nomor 45 Tahun 2009.
Pelarangan memelihara ikan juga terdapat dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.
Larangan memelihara dan memperjual belikan Ikan Aligator Gar tersebut termasuk kedalam ikan yang berbahaya karena memiliki sifat invasif yang berpotensi merusak ekosistem air alami.
Selain Alligator Gar, ternyata beberapa ikan juga dilarang untuk dipelihara dan diperjualbelikan karena sifatnya yang invasif.
Melansir Forest Digest, bahwa hewan yang memiliki sifat invasif berpotensi mengancam keragaman hayati.
Hal ini dikarenakan spesies invasif merupakan spesies yang dapat berkembang biak dan tumbuh di habitat asli maupun bukan aslinya.
Sehingga, apabila spesies invasif tumbuh di ekosistem atau habitat bukan aslinya, maka dikhawatirkan akan merusak ekosistem lokal.
Mengutip dari artikel Jurnal Hukum dan Administrasi Publik yang ditulis oleh Irwan Triadi dkk, bahwa spesies ikan invasif memiliki kemampuan adaptasi lebih cepat dibanding ikan spesies lain.
Ikan spesies invasif juga memiliki sifat kompetitif dan reproduktif yang sangat cepat.Oleh karenanya jika populasinya semakin banyak, maka mereka akan menjadi predator yang akan meninggalkan kotoran dan menimbulkan penyakit.
Selain itu, jika ikan-ikan tersebut dibiarkan berkembang biak pada habitat bukan aslinya, maka akan terjadi perubahan ekologis jangka panjang yang sulit dipulihkan.
Perubahan ekologis tersebut dikhawatirkan mengancam dan mengganggu keseimbangan ekosistem lokal maupun global.
Lalu, ikan apa saja yang tidak boleh untuk diperdagangkan dan diperjualbelikan?
Ikan Arapaima Gigas
Ikan Arapaima Gigas atau juga dikenal dengan paiche dan pirarucu merupakan ikan yang berhabitat asli di rawa dan sungai hutan hujan pada Cekungan Amazon Amerika.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
