Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 23.40 WIB

Meskipun Menyeramkan dan Membuat Terbayang-bayang, Inilah 2 Manfaat dari Menonton Film Horor

Potret menonton film horor./(freepik.com/freepik) - Image

Potret menonton film horor./(freepik.com/freepik)

JawaPos.com - Film horor merupakan salah satu hiburan yang cukup menegangkan tapi membuat penonton penasaran dari alur ceritanya.

Terlebih film horor di Indonesia berbeda dengan yang lainnya, mulai dari mengangkat cerita mistis masyarakat setempat hingga teror pembunuhan.

Meskipun menyeramkan dan membuat terbayang-bayang, melansir dari laman Universitas Medan Area, inilah 2 manfaat yang didapatkan dari menonton film horor :

1. Mengalami Emosi Positif Lebih Banyak

Bagi pecinta genre film horor, mereka cenderung mendapatkan kepuasan tertentu setelah menontonnya. Seseorang yang mencari sensasi atau menyukai sesuatu menegangkan, akan mengalami emosi positif lebih banyak.

Sehingga perasaan menyenangkan inilah yang menimbulkan rasa puas ketika mereka menonton film horor. Selain sensai menegangkan, alur cerita dan visualisasi yang disajikan akan memberikan kesan lebih dalam.

2. Memberi Pelajaran Agar Menjadi Lebih Waspada

Rasa takut tidak selalu berdampak buruk asalkan tidak berlebihan dan mengganggu aktivitas.

Penonton film horor akan disajikan dengan pengalaman buruk atau menakutkan dari para tokoh yang terlibat.

Hal tersebut tentunya akan memberikan pelajaran bagi penonton untuk lebih berhati-hati dalam bertindak. Misalnya dari alur cerita horor yang berawal dari kebencian hingga berlanjut pada tindak pembunuhan atau lain sebagainya.

Secara tidak langsung, film horor tersebut memberikan pesan untuk peduli terhadap orang lain, jangan memelihara dendam, dan perlunya saling memaafkan.

Dari kedua manfaat tersebut, tentunya kita juga perlu memerhatikan bahwa film horor ini hanya layak ditonton oleh orang dewasa, tidak dengan anak di bawah umur.

Mengutip dari laman Universitas Muhammadiyah Surabaya, jika anak di bawah umur menonton film horor, maka akan membuat dirinya menjadi penakut karena mereka belum bisa membedakan cerita nyata dan fiksi.

Anak-anak akan takut tidur sendirian atau harus didampingi kalau ingin ke toilet, secara tidak langsung akan membuat tugas tambahan bagi orang tuanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore