Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 17.37 WIB

7 Waktu Anda Boleh Berbohong kepada Pasangan Menurut Psikoterapis Hubungan, Salah Satunya Ketika Membahas Masa Lalu

Salah satu waktu yang diperbolehkan berbohong kepada pasangan adalah ketika membahas masa lalu. (Freepik) - Image

Salah satu waktu yang diperbolehkan berbohong kepada pasangan adalah ketika membahas masa lalu. (Freepik)

JawaPos.com – Apakah kejujuran benar-benar merupakan kebijakan terbaik dalam hubungan? Banyak psikoterapis hubungan setuju dengan menyatakan ada saat-saat langka ketika mungkin tidak apa-apa bahkan bisa menjadi bermanfaat untuk mengatakan sedikit kebohongan kepada pasangan Anda.

Hal ini bukan tentang penipuan atau manipulasi tetapi memahami kapan kebohongan kecil dapat melindungi perasaan pasangan Anda, meningkatkan hubungan atau menghindari konflik yang tidak perlu.

Dalam artikel ini dibahas mengenai beberapa waktu yang diperbolehkan Anda berbohong kepada pasangan sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, sebagai berikut:

1. Ketika itu tentang kejutan

Kejutan merupakan bagian penting dari hubungan apa pun. Kejutan sendiri mampu memecah kebosanan, menambah kegembiraan dan menunjukkan bahwa Anda sangat penuh perhatian.

Pasalnya kejutan tidak akan menjadi kejutan jika kita tidak merahasiakan beberapa hal. Menurut terapis hubungan ini adalah salah satu waktu langka dimana berbohong kepada pasangan boleh-boleh saja.

Jika Anda berencana untuk memberikan pesta ulang tahun kejutan atau hadiah ulang tahun pernikahan yang istimewa maka Anda harus sedikit berbohong. Intinya Anda harus memastikan kebohongan Anda memiliki hasil yang positif dan terungkap dalam jangka waktu yang wajar.

2. Ketika kebenaran tidak memberikan tujuan yang membangun

Pada dasarnya, kebenaran memang bisa sangat kejam dan tidak memberikan manfaat nyata. Artinya ada beberapa kebenaran yang justru hanya menyakiti perasaan dan menciptakan pertengkaran yang tak perlu.

Seorang psikoterapis hubungan menjelaskan bahwa Anda dalam situasi seperti di atas maka lebih baik menahan diri untuk tidak mengatakan yang sejujurnya.

Namun, ini tidak berarti Anda harus berbohong tentang hal-hal besar atau menyembunyikan perasaan penting jika menyangkut masalah kecil dan tidak penting yang dapat menyakiti perasaan pasangan Anda, terkadang tidak apa-apa untuk membiarkannya berlalu.

3. Saat membahas hubungan masa lalu

Meski penting untuk bersikap terbuka dengan pasangan Anda namun ada batasan tipis saat membahas hubungan masa lalu. Hal ini bukan tentag berbohong tetapi bersikap bijaksana dalam menyampaikan kebenaran.

Intinya tidak perlu menceritakan setiap detail kehidupan cinta Anda di masa lalu terutama jika hal itu tidak memberikan kontrobusi positif apa pun terhadap hubungan Anda saat ini.

Misalnya tidak apa-apa untuk tidak menceritakan setiap detail tentang mantan Anda atau bagaimana Anda putus dengannya. Anda tetap perlu fokus seharusnya pada membangun masa kini dan masa depan bukan berkutat pada masa lalu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore