
Salah satu waktu yang diperbolehkan berbohong kepada pasangan adalah ketika membahas masa lalu. (Freepik)
JawaPos.com – Apakah kejujuran benar-benar merupakan kebijakan terbaik dalam hubungan? Banyak psikoterapis hubungan setuju dengan menyatakan ada saat-saat langka ketika mungkin tidak apa-apa bahkan bisa menjadi bermanfaat untuk mengatakan sedikit kebohongan kepada pasangan Anda.
Hal ini bukan tentang penipuan atau manipulasi tetapi memahami kapan kebohongan kecil dapat melindungi perasaan pasangan Anda, meningkatkan hubungan atau menghindari konflik yang tidak perlu.
Dalam artikel ini dibahas mengenai beberapa waktu yang diperbolehkan Anda berbohong kepada pasangan sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, sebagai berikut:
1. Ketika itu tentang kejutan
Kejutan merupakan bagian penting dari hubungan apa pun. Kejutan sendiri mampu memecah kebosanan, menambah kegembiraan dan menunjukkan bahwa Anda sangat penuh perhatian.
Pasalnya kejutan tidak akan menjadi kejutan jika kita tidak merahasiakan beberapa hal. Menurut terapis hubungan ini adalah salah satu waktu langka dimana berbohong kepada pasangan boleh-boleh saja.
Jika Anda berencana untuk memberikan pesta ulang tahun kejutan atau hadiah ulang tahun pernikahan yang istimewa maka Anda harus sedikit berbohong. Intinya Anda harus memastikan kebohongan Anda memiliki hasil yang positif dan terungkap dalam jangka waktu yang wajar.
2. Ketika kebenaran tidak memberikan tujuan yang membangun
Pada dasarnya, kebenaran memang bisa sangat kejam dan tidak memberikan manfaat nyata. Artinya ada beberapa kebenaran yang justru hanya menyakiti perasaan dan menciptakan pertengkaran yang tak perlu.
Seorang psikoterapis hubungan menjelaskan bahwa Anda dalam situasi seperti di atas maka lebih baik menahan diri untuk tidak mengatakan yang sejujurnya.
Namun, ini tidak berarti Anda harus berbohong tentang hal-hal besar atau menyembunyikan perasaan penting jika menyangkut masalah kecil dan tidak penting yang dapat menyakiti perasaan pasangan Anda, terkadang tidak apa-apa untuk membiarkannya berlalu.
3. Saat membahas hubungan masa lalu
Meski penting untuk bersikap terbuka dengan pasangan Anda namun ada batasan tipis saat membahas hubungan masa lalu. Hal ini bukan tentag berbohong tetapi bersikap bijaksana dalam menyampaikan kebenaran.
Intinya tidak perlu menceritakan setiap detail kehidupan cinta Anda di masa lalu terutama jika hal itu tidak memberikan kontrobusi positif apa pun terhadap hubungan Anda saat ini.
Misalnya tidak apa-apa untuk tidak menceritakan setiap detail tentang mantan Anda atau bagaimana Anda putus dengannya. Anda tetap perlu fokus seharusnya pada membangun masa kini dan masa depan bukan berkutat pada masa lalu.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
