Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 17.33 WIB

Jangan Menghakiminya Sebagai Hal Buruk, Kamu Bisa Mudah Merangkul Emosi Negatif Melalui 5 Cara Ini

Ilustrasi orang yang sedang merangkul emosi negatif. (freepik.com/katemangostar) - Image

Ilustrasi orang yang sedang merangkul emosi negatif. (freepik.com/katemangostar)

JawaPos.com - Seringkali kita memiliki stigma bahwa emosi negatif adalah hal buruk yang harus dihindari dan diabaikan. Padahal jika kita tidak meluapkannya akan menumpuk sehingga menjadi gangguan mental.

Mengutip dari Pijar Psikologi, kebiasaan menahan atau menghindari emosi negatif bisa berdampak pada kemampuan ketahanan mental dalam menghadapi kejadian buruk.

Sehingga kita jangan mudah menghakiminya sebagai hal buruk, kamu bisa merangkul emosi negatif melalui 5 cara ini, diantaranya:

1. Sadari Pikiran dan Emosi Negatif yang Berulang

Pengulangan secara terus-menerus kejadian di pikiran kita yang memunculkan emosi negatif dinamakan dengan ruminasi. Ruminasi ini merupakan suatu bentuk respons diri terhadap suatu stres yang dilakukan dengan memikirkannya secara berulang.

Kita terlalu fokus memikirkan teman atau penipu yang berbuat jahat sehingga muncul stres bahkan depresi, maka sadarilah bahwa itu termasuk lingkaran setan. Penyadaran itu akan memberhentikan kita untuk berpikir negatif.

Baca Juga: Salah Satunya Jarang Mengungkapkan Emosi Negatif, Intip 9 Tanda Orang yang Pura-Pura Bahagia

Meskipun kita tidak sepenuhnya lupa akan kejadian itu, alangkah lebih baiknya untuk tidak dipikirkan lagi karena hanya membuang-buang waktu dan energi.

2. Berilah Label Pada Perasaan

Saat kamu dirundung kegalauan, berilah label pada emosi kita seperti "aku merasa marah" atau "aku merasa kecewa". Memberikan label perasaan akan bermanfaat untuk memberikan jarak antara diri dan emosi yang ada.  

Apabila kita bisa membedakan diri kita dengan emosi yang ada, kita bisa lebih berpikir secara objektif mengenai emosi yang muncul.

3. Penerimaan

Dengan menerima emosi negatif, kita akan lebih mudah melaluinya. Bentuk penerimaan ini bisa diwujudkan dengan kita terbuka untuk merasakan perasaan yang tidak nyaman dari emosi negatif tanpa adanya perlawanan diri.

Awalnya  memang terasa sulit untuk mengikhlaskan keadaan. Tapi, penerimaan akan memunculkan perasaan lega dan damai dengan diri.

Baca Juga: 7 Hal Baik akan Terjadi pada Orang yang Pekerja Keras, Salah Satunya Tidak Membiarkan Emosi Negatif Menguasai Anda

4. Memaknai Kembali Emosi Negatif

Memaknai kejadian yang tidak menyenangkan artinya merefeksikan diri dalam emosi negatif, sadari bahwa setiap peristiwa itu akan memberi pelajaran hidup sekaligus mendewasakan diri.

5. Bounce Back

Bounce back adalah bangkit kembali dari keterpurukan, perlu kita ketahui bahwa roda kehidupan akan terus berputar. Sebaiknya tidak terus terlarut dalam emosi negatif yang muncul.

Semua ada porsinya masing-masing, apabila kita sudah berhasil melewatinya maka teruslah berjalan kedepan dan kekuatan mental ini akan membuat kita bangkit menjadi individu yang lebih baik.

Mengutip dari laman Artikel Unair, dalam menghadapi emosi negatif juga jangan sumbu pendek atau melakukan sesuatu tanpa memikirkan konsekuensinya.

Merangkul emosi negatif bukan berarti kita bebas melakukan aksi-aksi negatif, tapi lakukanlah denganc cara positif. Alih-alih kamu marah dan merusak benda sekitar, lebih baik menyendiri bila perlu menangis supaya lebih lega.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore