Lima kota yang mendapat predikat zona biru antara lain Nicoya, Costa Rica; Okinawa, Jepang; Sardinia, Italia; Loma Linda, California; dan Ikaria, Yunani.
Lantas, apa yang membuat mereka memiliki angka umur yang lebih panjang daripada kebanyakan orang di dunia?
Di sinilah kita akan membahasnya. Memiliki umur panjang ternyata bukan soal mengonsumsi obat-obatan tertentu. Ini lebih banyak soal gaya hidup.
Dikutip dari Hack Spirit, Jumat (9/8), inilah 7 kebiasaan yang dilakukan orang zona biru agar berumur panjang. Silakan ditiru!
1) Banyak konsumsi nabati
Bisa berumur panjang ternyata bukan tentang mengikuti tren diet terbaru atau menghitung kalori. Orang-orang yang berumur paling panjang di Bumi hanya makan banyak buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.
Namun jangan khawatir, ini tidak berarti Anda harus menjadi vegetarian atau vegan sepenuhnya. Ini lebih tentang mengubah keseimbangan diet Anda untuk memasukkan lebih banyak makanan nabati.
Menurut penelitian, mereka yang tinggal di Zona Biru mengonsumsi daging dalam jumlah sedikit, seringkali hanya lima kali sebulan.
Mereka juga memanfaatkan rempah-rempah dan herba tidak hanya untuk menambah rasa tetapi juga untuk manfaat kesehatannya.
2) Aktivitas fisik adalah gaya hidup, bukan tugas
Berikut pelajaran yang dipelajari langsung dari kunjungan ke Sardinia, salah satu Zona Biru yang terkenal.
Di Sardinia, aktivitas fisik bukanlah sesuatu yang bisa dimasukkan ke dalam jadwal Anda. Aktivitas fisik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Orang-orang di Zona Biru tidak pergi ke pusat kebugaran untuk latihan yang intens. Sebaliknya, mereka memasukkan gerakan alami ke dalam aktivitas sehari-hari mereka – seperti berkebun, berjalan ke pasar, atau bahkan menguleni adonan.
3) Menjalin hubungan sosial yang kuat
Mereka yang berumur panjang menginvestasikan waktu dalam membangun dan memelihara ikatan sosial yang kuat. Ini memiliki dampak signifikan pada kebahagiaan dan umur panjang mereka.
Ambil contoh Okinawa. Di sini, mereka memiliki tradisi yang disebut 'moai' , yaitu sekelompok sahabat seumur hidup yang saling mendukung secara emosional, sosial, dan bahkan finansial.
Bukan hal yang aneh jika kelompok moai ini bertahan hingga puluhan tahun!
Penelitian menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat merusak kesehatan Anda seperti merokok 15 batang sehari.
4) Berlatih makan dengan penuh kesadaran
Di Zona Biru, orang-orang memiliki pendekatan berbeda terhadap makan. Mereka mempraktikkan 'Hara Hachi Bu', ajaran Konfusianisme yang memerintahkan orang untuk makan hingga 80 persen kenyang.
Praktik ini mencegah makan berlebihan dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
Makan dengan penuh kesadaran juga berarti menikmati makanan bersama keluarga dan teman, menghargai makanan, dan meluangkan waktu untuk menikmati setiap gigitan.
Anda mungkin menemukan bahwa Anda tidak hanya merasa lebih puas tetapi juga mulai membuat pilihan makanan yang lebih sehat.
5) Luangkan waktu untuk hal-hal yang penting
Dalam kesibukan hidup, mudah bagi kita terjebak dalam daftar tugas yang tak pernah ada habisnya dan melupakan hal yang benar-benar penting.
Baik itu menghabiskan waktu bersama keluarga, bekerja di kebun, atau memberi kembali kepada masyarakat, mereka menjalani setiap hari dengan penuh tujuan dan kegembiraan. Mereka memahami bahwa hidup bukan hanya tentang melakukan — tetapi tentang menjadi.
Keindahan pelajaran ini adalah bahwa pelajaran ini tidak terikat pada lokasi tertentu. Ini adalah prinsip universal yang dapat kita terapkan, di mana pun kita tinggal.
6) Nikmati istirahat dan relaksasi
Di Zona Biru, orang-orang memahami pentingnya istirahat dan relaksasi. Baik itu tidur siang di Ikaria atau berlatih meditasi di Okinawa, mereka tahu bahwa memberi diri mereka izin untuk bersantai tidak hanya bermanfaat, tetapi juga penting.
Hal itu mengubah segalanya ketika saya mulai memasukkan waktu istirahat secara teratur ke dalam jadwal. Hal itu tidak hanya mengurangi tingkat stres , tetapi juga membuat Anda bisa lebih produktif dan kreatif.
7) Bersikap optimistis
Di Zona Biru, orang cenderung memiliki pandangan hidup yang positif . Mereka memupuk rasa syukur, merayakan kegembiraan kecil, dan menghadapi tantangan dengan ketahanan dan optimisme.
Memiliki pola pikir positif tidak hanya membuat Anda merasa lebih bahagia, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan fisik Anda.
Sains juga membuktikan hal itu. Menurut penelitian , orang yang optimis cenderung hidup lebih lama dan memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kronis.