Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juli 2024 | 00.56 WIB

Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua yang Egois, Biasanya Memiliki 5 Sifat Ini Saat Mereka Dewasa

Orang-orang yang dibesarkan oleh orang tua yang egois sering kali mengembangkan 5 sifat ini saat dewasa (foto: freepik) - Image

Orang-orang yang dibesarkan oleh orang tua yang egois sering kali mengembangkan 5 sifat ini saat dewasa (foto: freepik)

JawaPos.com – Saat orang tua Anda sangat murah hati dan selalu memberi semangat kepada Anda, kemungkinan besar Anda akan tumbuh menjadi sosok yang hebat dan sehat secara fisik maupun mental.

Namun, bagaimana jika orang tua Anda sangat egois terhadap Anda saat masih kecil? Kemungkinannya, Anda mungkin akan meniru perilaku buruk yang Anda lihat dari mereka sebagai cara Anda memberontak.

Dalam artikel yang dikutip dari Hack Spirit, Kamis (19/7) ini, kita akan mengupas sifat-sifat yang cenderung berkembang pada orang-orang yang dibesarkan oleh orang tua yang egois di kemudian hari.

1. Mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah

Salah satu kebutuhan mendasar seorang anak adalah kehangatan dan kasih sayang dari orang tuanya.

Sayangnya, orang tua yang egois cenderung mengabaikan kebutuhan inti anak-anak mereka ini.

Ini bukan sesuatu yang rumit, bayangkan jika Anda tumbuh dalam suasana yang terus-menerus diremehkan, merasa tidak pernah berarti, Anda tidak akan memiliki rasa percaya diri seperti anak yang tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat.

Bila perasaan ragu terhadap diri sendiri dan rendah diri sudah tertanam dalam diri Anda, Anda akan selalu merasa tertinggal dalam hidup.

2. Mereka memiliki ketakutan yang mendalam akan ditinggalkan

Saat Anda berkencan dengan seseorang yang dibesarkan oleh orang tua yang sangat tidak peduli, walaupun pada awalnya semuanya baik-baik saja, setelah beberapa waktu, keretakan mulai muncul ke permukaan.

Dia akan menjadi sangat bergantung pada Anda, mengirimi Anda pesan dan menelepon Anda sepanjang hari. Dia akan kesal dan cemas jikaAnda tidak membalas pesannya dalam beberapa menit.

Dia akan menjadi pencemburu dan posesif terhadap teks atau foto yang tidak berbahaya, kadang-kadang bahkan memeriksa ponsel Anda saat Anda tidak melihat.

Kurangnya rasa percaya, dan ketergantungan pada orang lain pada dasarnya bersumber dari rasa takut ditinggalkan, rasa takut ditinggal sendirian, yang disebabkan oleh sejarah masa kecilnya.

3. Mereka memiliki kecenderungan perfeksionis

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore