
Arloji OMEGA
JawaPos.com - Hitung mundur hampir berakhir. Para atlet sudah siap dan penghitung waktu sudah diatur untuk memulai. Pada 26 Juli, Olimpiade Paris 2024 menjadi ajang untuk para atlet beraksi di jantung ibu kota Prancis.
Untuk ke-31 kalinya sejak 1932, OMEGA berperan sebagai Pencatat Waktu Resmi, mencatat impian di 329 pertandingan Olimpiade di 32 cabang olahraga. Secara keseluruhan, merek asal Swiss ini memiliki pengalaman lebih dari 90 tahun dalam peran penunjuk waktunya dan akan hadir di Paris dengan teknologi tercanggih yang pernah dihadirkan.
Ini akan diikuti oleh Paralimpiade yang dimulai pada 28 Agustus. Hal ini menjadi pengalaman dan keahlian OMEGA akan dibutuhkan lagi. Merek ini dengan bangga mengatur waktu kompetisi ini sejak tahun 1992 dengan menggunakan peralatan andal yang sama seperti Olimpiade, serta banyak teknologi yang diadaptasi.
Pada setiap edisi Olimpiade, semboyan “lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat – bersama-sama” memang benar adanya. Rekor Dunia terus-menerus dipecahkan dan margin kemenangan semakin tipis dalam hitungan detik. Oleh karena itu, OMEGA terus mengembangkan dan memperbarui peralatan yang diandalkan oleh para atlet, juri, dan penonton.
Paris 2024 akan menyoroti lompatan maju OMEGA berikutnya dalam bidang ketepatan waktu modern. Dengan meningkatkan standar presisi dan performa, merek ini tidak hanya akan mengukur hasil yang memisahkan emas, perak, dan perunggu, namun juga akan mengeluarkan gelombang data mendalam yang menunjukkan dengan tepat bagaimana setiap event dimenangkan atau dikalahkan.
Arloji OMEGA
OMEGA Watches for Paris 2024, Seamaster Diver 300M Paris 2024
Sebagai penghormatan terhadap medali yang didambakan setiap atlet, jam tangan OMEGA ini dibuat dari baja tahan karat dan Emas 18K MoonshineTM. Yang paling menonjol, warna emas digunakan pada bezel jam tangan, yang menampilkan skala penyelaman berstruktur laser dengan relief positif.
Pelat jam yang diukir laser diproduksi dari keramik putih, dengan hasil akhir matte dan gelombang yang dipoles dengan kelegaan positif. Pada tampilan tanggal di pukul 6, OMEGA dengan cerdik menggunakan tipografi Paris 2024 untuk menuliskan angka-angka dalam warna hitam, sedangkan jarum detik di tengahnya memuat lambang Paris 2024 yang kecil namun terlihat jelas.
Di sisi sebaliknya, bagian belakang casing peringatan memperlihatkan medali Emas 18K Moonshine™ bertatahkan, menampilkan elemen khas lambang Paris 2024, dipoles dengan latar belakang ablasi laser. Hal ini dilengkapi secara sempurna dengan tulisan “Paris 2024” dan Cincin Olimpiade ikonik dari baja tahan karat, yang dipoles pada struktur buram.
Di sekeliling pergelangan tangan, jam tangan ini dikenakan pada gelang baja tahan karat dengan Sistem Quick Change baru yang dipatenkan OMEGA, yang berarti pemakainya dapat dengan mudah menggantinya dengan sesuatu yang lebih pribadi – seperti tali karet Quick Change berwarna biru, putih atau merah - atau bahkan Tali NATO Paris 2024 yang berdedikasi.
Terakhir, dengan semangat keunggulan atletik, Seamaster Diver 300M ini dilengkapi dengan standar presisi dan kinerja tertinggi, berkat Co-Axial Master Chronometer 8800, yang diuji dan disertifikasi oleh Institut Metrologi Federal Swiss (METAS).
Speedmaster Chronoscope Paris 2024
Speedmaster Chronoscope terbaru OMEGA adalah penunjuk waktu yang dibuat untuk pengaturan waktu yang presisi. Desain 43 mm dihadirkan dalam warna emas, hitam, dan putih Paris 2024, dan menawarkan perayaan megah acara olahraga musim panas ini.
Yang paling menonjol pada setiap jam tangan adalah pelat jam opaline berwarna putih keperakan, yang dicetak dengan tiga skala waktu abu-abu tua dalam desain “siput” tahun 1940-an. Ini termasuk skala tachymeter, skala pulsometer, dan skala telemeter, yang memberikan berbagai macam pengukuran pada pergelangan tangan. Detail lain yang menarik untuk dikagumi adalah subdial yang dihitamkan, angka Arab dalam 18K MoonshineTM Gold, dan jarum jam berbentuk daun serta jarum subdial yang dilapisi dengan PVD MoonshineTM Gold.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
