
Ilustrasi Lansia umur 60-70 tahunan/ Freepik
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, tak hanya soal fisik, mental pun biasanya mengalami kemunduran. Semakin tua seseorang, biasanya mereka malah justru kembali seperti seorang bayi yang lemah dan rentan.
Segala yang pernah didapat saat mudah secara perlahan seolah meluntur bahkan hilang sama sekali. Namun, psikologi menunjukkan bahwa ada orang yang sudah lanjut usia, tapi masih mempunyai pikiran yang tajam seiring dengan tubuhnya yang mulai melemah.
Berikut adalah 5 tanda seorang yang lanjut usia tapi masih memiliki pikiran tajam menurut psikologi, dikutip dari Ideapod.
1. Rasa ingin tahu tidak pernah pudar
Usia dan kekuatan fisik mungkin memudar seiring berjalannya waktu, namun pikiran yang ingin tahu tetap aktif dan terlibat. Ini bukan tentang seberapa banyak yang bisa diangkat seseorang, tapi seberapa banyak mereka ingin belajar.
Orang yang ingin tahu selalu bertanya, mendambakan pengetahuan baru, dan mencari perspektif baru. Mereka tidak puas dengan status quo. Mereka adalah orang-orang yang masih bertanya "mengapa?"
Terlepas dari usia atau kondisi fisik mereka, mereka tetap membuka pikiran dan tertarik. Mereka adalah pembaca yang rakus, pembelajar yang bersemangat, dan pemikir yang terus berkembang.
Jika Anda melihat seseorang dengan kilatan rasa ingin tahu di matanya, jangan meremehkannya.
2. Mereka adalah pemecah masalah
Pikiran yang tajam bisa muncul dalam bentuk dan ukuran apa pun, bahkan dalam bentuk individu yang secara fisik lebih lemah. Ini tentang kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, dan menemukan solusi.
Saya ingat saat saya sedang berjuang dengan soal matematika yang rumit. Nenek saya, meskipun tubuhnya lemah dan usianya sudah lanjut, duduk di sebelah saya dan mulai mengajukan pertanyaan tentang soal tersebut.
Ia tidak mengenyam pendidikan formal, tetapi ia memecah soal tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mendalam, dan sebelum kami menyadarinya, kami telah menyelesaikannya bersama-sama.
3. Cepat beradaptasi
Tahukah Anda bahwa otak manusia sangat mudah beradaptasi? Ini adalah fenomena yang disebut neuroplastisitas, di mana otak kita dapat berubah dan beradaptasi pada usia berapa pun.
Orang-orang dengan pikiran yang tajam, berapa pun usia atau kekuatan fisiknya, sering kali merupakan orang-orang yang dapat menyesuaikan diri dengan situasi baru dengan cepat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
