Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 19.15 WIB

Apa Itu Pembohong Patologis dan Bagaimana Cara Menghadapinya? Yuk Intip Lebih Jauh

Apa Itu Pembohong Patologis dan Bagaimana Cara Menghadapinya. Sumber foto: Health Shots - Image

Apa Itu Pembohong Patologis dan Bagaimana Cara Menghadapinya. Sumber foto: Health Shots

JawaPos.com – Kadang-kadang, berbohong adalah sesuatu yang dilakukan demi keuntungan pribadi, dan beberapa orang mungkin melakukannya untuk menghindari hukuman.

Namun ada juga orang yang tidak bisa mengendalikan kebohongannya, dan akhirnya melakukannya berulang kali tanpa alasan jelas.

Dilansir dari Health Shots, Selasa (11/6), kebohongan patologis, juga disebut Pseudologia Fantastica, mengacu pada orang-orang yang merasa sulit mengendalikan kebohongan, dan sering berbohong tanpa alasan, tujuan, atau keuntungan jelas.

Sikap ini digambarkan sebagai perilaku atau sifat yang tidak normal, dan mungkin terjadi sebagai gejala pada orang dengan gangguan kepribadian (histrionik atau narsistik atau ambang batas).

Bagaimana cara mengenali pembohong yang patologis?

Pembohong patologis biasanya bercerita tentang peristiwa-peristiwa ekstrem, tidak normal, atau tidak terduga yang melibatkan mereka, termasuk narasi atau detail yang luas, dan dramatis.

Mungkin ada riwayat trauma atau pelecehan masa kecil, orang tersebut mampu hidup dengan peristiwa ambigu atau memalukan yang dialami di masa lalu melalui penyangkalan.

Kemudian, cenderung mengarang cerita palsu dalam bentuk kebohongan patologis, yang memberinya semacam kepuasan.

Cara menghadapi

1. Terlibat dalam perdebatan atau argumen dengan pembohong patologis bisa melelahkan dan tidak produktif, kamu harus membatasi interaksi untuk mencegah konflik yang tidak perlu.

2. Pembohong patologis pandai memutarbalikkan kenyataan dan mengaburkan batas antara fakta dan fiksi, jadi, penting bagi Anda untuk tetap berpegang pada kebenaran serta tidak membiarkan diri Anda dimanipulasi oleh narasi atau cerita mereka yang menipu.

3. Menetapkan batasan yang jelas sangat penting untuk melindungi diri Anda dari dampak emosional akibat berinteraksi dengan pembohong patologis.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore